Konseptor keterampilan yang juga menjadi Juri Jegeg Bungan Desa Kuta (Beauty Peagant) 2015 – 2020 ini, mengatakan, teman-temannya di AMPG sudah sangat responsif terhadap kegiatan pengolahan sampah ini. Sebelum warga membeli, Arina memberi contoh gratis dulu. Pihaknya harus membuat ‘trust” (kepercayaan) warga dulu dan ini memerlukan usaha dan konsistensi yang luar biasa.
“Karena Golkar itu sampai ke akar rumput, banjar-banjar, bukan karena saya dari Golkar, melainkan betul-betul kenyataan seperti itu. Itulah sebabnya sampai sekarang saya tidak pernah pindah ke lain hati. Dari 1999 saya di sini (Golkar) dan sampai detik ini, “kunci perempuan yang memiliki hobi, menari Bali, musik, vokal, dan “urban farming” ini. (mda).












