Budaya, Praktik Politik, dan Gerakan Advokasi

Budaya, Praktik Politik, dan Gerakan
Rusdin Tompo

Dukungan media massa akan sangat penting agar kekuatan warga ini ampuh sebagai kelompok penekan. Apalagi jika warga bisa memanfaatkan semua saluran platform digital untuk menyuarakan tagar yang sama. Gerakan advokasi sebagai pendidikan politik warga di zaman kiwari lebih lantang bila dilakukan secara berjejaring dan kolaboratif, karena akan lebih terorganisasi untuk mempengaruhi persepsi publik, sekaligus sebagai transformasi perubahan agar lebih peduli pada perbaikan kualitas demokrasi kita. Pilihan advokasi melalui platform digital menantang kita melakukan gerakan perlawanan secara kreatif, inovatif, massif, dan menarik. Tema besarnya adalah politik kesejahteraan. Dengan catatan, harus taat asas pada etika bermedia sosial, sama halnya ketaatan kita pada norma sosial budaya yang kita junjung tinggi bersama. (*)

BACA JUGA:  Catatan dari Gustal (2): Gustal pun Punya “Presiden”