News  

Sosialisasi Blockchain dan Platform AMPUH Finance Perkuat Digitalisasi UMKM di Tamalanrea

Makassar, NusantaraInsight — Pemerintah Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menggelar sosialisasi model blockchain terintegrasi dan platform AMPUH Finance untuk memperkuat manajemen keuangan serta rantai pasok pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan berbasis skema Dorongan Teknologi ini dihadiri puluhan pelaku usaha lokal dari berbagai sektor produk di wilayah Tamalanrea dan sekitarnya.

Fokus pada Transparansi Keuangan dan Efisiensi Rantai Pasok

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tamalanrea, Sabtu (25/7/2026), menekankan pemanfaatan teknologi blockchain untuk pencatatan transaksi yang transparan, aman, dan terintegrasi langsung dengan pasar atau marketplace. Teknologi blockchain menawarkan sistem pencatatan digital yang terdesentralisasi, tidak dapat diubah (immutable), dan dapat diaudit secara real-time, sehingga membantu UMKM menghindari manipulasi data dan meningkatkan kepercayaan lembaga pembiayaan.

Melalui platform AMPUH Finance, pelaku UMKM dibekali pemahaman tentang fitur-fitur digital yang mendukung kepastian hukum, tata kelola digital, serta efisiensi pemasaran dan distribusi produk. Adopsi ekosistem ini diharapkan memperluas jangkauan pasar dan memudahkan akses permodalan bagi UMKM di masa depan.

BACA JUGA:  Sekcam Tamalate Bawa Inovasi Kampung Literasi Kampus Lorong ke Kancah Nasional

Hadirkan Narasumber Ahli dan Dipandu Sekretaris Camat

Acara dibuka dan dipandu secara resmi oleh Nur Alam, S.E., M.M., Sekretaris Camat Tamalanrea, yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). Kegiatan menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Andi Pattiroi, S.H., M.H., dan Dr. A. Ratna Sari Dewi, S.E., M.Si., yang memaparkan materi seputar implementasi platform AMPUH Finance berbasis blockchain untuk sektor UMKM.

Peserta sosialisasi berasal dari beragam usaha lokal, antara lain Kebab Morw (Suci Ramadhani), Warung Sudi Mampir dan Ismar (Irma Ramadhani), Dange (Pandi), Barotah (Firman), Cemilan Imma (Nurul Irma), Mamtien (Kartini Arifuddin), Izah Delicious (Sarida), Mie Cai (Ernawati Natsir), Aisyah Suku (Rahmi), Kevin Cookies (Sri Widiyawati), Ratu Minang (Harnanik), Daitong Bakery (Iis Nael), Maranya Kitchen (Usran), Madalle (Rasi), Sar Gigante (Sunarti), Pajung Coffee (Dhiky Dharmawan), Qumsum Mamo Ahika (Vivi), Almaz (Ghalib), Kedai Piyana (Iriana), Baitun Barokah (Ridha Sahri), hingga Dapur Nur (Rita Triana F.).