Makassar, NusantaraInsight — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M.(K), menyatakan optimisme terhadap perkembangan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar, Sulawesi Selatan.
Optimisme tersebut disampaikan setelah Prof Budu meninjau sejumlah fasilitas pembelajaran Fakultas Kedokteran UKI Paulus, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, kepemimpinan Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, S.H., M.H., menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pengembangan fakultas yang memperoleh izin operasional pada November 2025 tersebut.
“Saya sangat yakin dengan kepemimpinan Rektor UKIP Prof Agus Salim, Fakultas Kedokteran ini akan terus berkembang sejalan dengan semakin banyaknya peminat yang ingin masuk fakultas kedokteran,” kata Budu saat mengunjungi kampus UKI Paulus, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 13, Makassar.
Apresiasi Kesiapan Fasilitas Kedokteran
Dalam kunjungan tersebut, Prof Budu didampingi Rektor Agus Salim meninjau sejumlah fasilitas pembelajaran yang disiapkan untuk mahasiswa kedokteran.
Fasilitas yang dikunjungi meliputi laboratorium anatomi, laboratorium komputer, laboratorium kering, dan laboratorium basah.
Setelah melihat langsung sarana tersebut, Budu menilai fasilitas Fakultas Kedokteran UKI Paulus telah siap digunakan untuk mendukung pembelajaran mahasiswa baru.
“Fasilitas Fakultas Kedokteran UKIP sudah sangat standar untuk pembelajaran mahasiswa baru. Saya melihat langsung laboratorium anatomi, laboratorium komputer, laboratorium kering, dan laboratorium basah. Semuanya sudah sangat siap,” ujarnya.
Budu menekankan bahwa ketersediaan sarana pembelajaran perlu diikuti dengan pemanfaatan secara optimal dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran.
“Fasilitas yang sudah ada ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk pembelajaran pendidikan kedokteran,” katanya.
Menurut Budu, kesiapan fasilitas tersebut menjadi modal awal bagi UKI Paulus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan mengembangkan Fakultas Kedokteran pada masa mendatang.
Berharap UKI Paulus Miliki Rumah Sakit Pendidikan
Selain memberikan apresiasi terhadap fasilitas yang tersedia, Budu juga menyampaikan harapannya agar UKI Paulus dapat mengembangkan sarana pendidikan klinis bagi mahasiswa kedokteran.
Salah satu fasilitas yang diharapkan dapat diwujudkan pada masa mendatang adalah rumah sakit yang mendukung pendidikan profesi dokter.
“Suatu saat nanti saya berharap bisa melihat suasana rumah sakit yang menjadi tempat pendidikan profesi dokter. Mudah-mudahan UKIP suatu saat dapat menghadirkan rumah sakit sendiri,” ungkapnya.
Harapan tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan kedokteran yang tidak hanya bertumpu pada pembelajaran teori dan praktik laboratorium, tetapi juga pendidikan klinis.
Keberadaan rumah sakit pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa pada tahap profesi dokter.
Fakultas Kedokteran UKIP Terima 25 Mahasiswa
Sementara itu, Rektor UKI Paulus Prof Agus Salim menyampaikan bahwa pembukaan Fakultas Kedokteran merupakan bagian dari pengembangan program pendidikan di universitas tersebut.
Fakultas Kedokteran UKI Paulus memperoleh izin operasional pada 3 November 2025 melalui Surat Keputusan Nomor 971/B/O/2025.
Persetujuan tersebut mencakup Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.
Dalam proses penerimaan mahasiswa yang disampaikan pihak universitas, sebanyak 67 calon mahasiswa mendaftar untuk mengikuti seleksi.












