“Kehadiran teman-teman PWI Sulsel membuat saya merasa tidak sendiri menghadapi ujian kesehatan ini. Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang selama ini terjaga di tubuh PWI terus terjaga dan semakin kuat ke depannya,” tuturnya.
Usai memberikan dukungan di rumah sakit, rombongan PWI dan IKWI Sulsel menyempatkan diri singgah melepas penat di Teras Empang, Parepare. Menikmati panorama pesisir pantai yang eksotis ditemani secangkir kopi hangat, Suwardi Thahir dan Hj. St. Farida Suwardi Thahir memanfaatkannya untuk sejenak merilekskan pikiran setelah perjalanan panjang dari Soppeng.
Suasana santai tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan mengenai strategi dan agenda organisasi di masa mendatang, menciptakan atmosfer kebersamaan yang kian erat sebelum mereka bersiap melanjutkan perjalanan pulang.
Sesaat setelah menikmati keindahan senja Kota Parepare dari Teras Empang, seluruh rombongan PWI dan IKWI Sulsel akhirnya bertolak meninggalkan kota bersemi itu untuk kembali ke Makassar. Rangkaian kegiatan ini menjadi potret indah bahwa di balik ketatnya rutinitas jurnalistik, nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan persaudaraan abadi tetap menjadi napas utama keluarga besar PWI Sulawesi Selatan. (*)












