“Saya secara pribadi sangat mendukung agar bahasa ibu, khususnya bahasa Toraja, masuk dalam kurikulum pendidikan formal. Ini bukan hanya soal menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat identitas lokal dan daya saing generasi muda. Jika bahasa ibu masuk dalam kurikulum, anak-anak sejak dini bisa memahami dan mencintai akar budayanya tanpa harus kehilangan keterampilan berbahasa global,” pungkasnya.
Dr. Dirk Sandarupa Sosok Dibalik Seminar Nasional Bahasa Ibu
br
br
Rekomendasi untuk kamu

Makassar, NusantaraInsight — Ketua Bunda PAUD Kecamatan Tamalate, Rini Puspita Aril, menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar di PAUD Negeri Tamalate, Jumat (17/7/2026). Hadir pula kepala sekolah,…

Sebagai puncak acara, dilakukan *simbolisasi penyerahan tas sekolah* kepada perwakilan siswa penerima manfaat oleh Pimpinan Rumah Zakat Sulawesi Selatan, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar, dan Kepala…

“Pertemuan hangat ini pun diakhiri dengan komitmen bersama untuk menelurkan program-program nyata yang langsung menyentuh hati rakyat. Semua demi satu tujuan: memastikan Kalimantan Utara selalu menjadi rumah yang hangat, aman,…

Tanjung Selor, NusantaraInsight — Bumi Benuanta kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi dinobatkan sebagai provinsi teraman kedua di Indonesia, menempel ketat Provinsi Bali…

Kerja sama itu diarahkan pada riset bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.br Namun, ia menegaskan kerja sama…


br
br







br