News  

Buruh Tak Lagi Turun ke Jalan: Pemkot Makassar Siapkan Kegiatan Dialog dan Festival Saat May Day

Seluruh kegiatan akan dipusatkan di satu lokasi guna menciptakan suasana yang lebih tertib dan kondusif.

Pihaknya, tidak akan turun ke jalan. Semua kegiatan dipusatkan di satu tempat dengan kegiatan yang lebih positif.

Menurutnya, langkah ini juga menjadi jawaban atas tantangan zaman, di mana pendekatan gerakan buruh mulai bertransformasi tanpa meninggalkan nilai perjuangan.

“Kami ingin menjawab tantangan zaman dengan cara yang lebih positif, inklusif, dan damai, tanpa meninggalkan nilai perjuangan,” katanya.

Selain itu, konsep ini juga diharapkan dapat meminimalisir dampak kemacetan yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat saat aksi buruh berlangsung di jalan raya.

Pihaknya, ingin memastikan kegiatan ini tidak mengganggu masyarakat, termasuk dari sisi lalu lintas. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah, termasuk Dinas Perhubungan, untuk pengaturan parkir dan arus kendaraan.

Delandi menambahkan, pihaknya telah berkolaborasi dengan berbagai organisasi, baik dari kalangan serikat buruh maupun mahasiswa.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 50 organisasi telah menyatakan siap bergabung dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA:  Liga I BRI 2024/2025: Balotelli Selamatkan PSM

“Dari serikat buruh saja estimasinya sekitar 7.000 orang. Total organisasi yang terlibat saat ini sudah sekitar 50, dan kami masih membuka ruang bagi organisasi lain untuk bergabung,” pungkasnya. (*)