“Pemerintah ingin memastikan tidak ada lagi anak di Maluku Utara yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Melengkapi kebijakan pembebasan uang komite di SMA/SMK Negeri, Sekolah Rakyat hadir dengan jaminan 100% gratis untuk seragam, tempat tinggal, dan makanan,” lanjut Sri.
Tujuan utama program ini adalah penanggulangan kemiskinan dengan menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu (Desil 1 dan Desil 2) serta anak yatim piatu agar memiliki kesempatan meraih masa depan yang mandiri.
“Kami menyadari proses adaptasi di lingkungan baru saat MPLS tidak mudah bagi anak-anak yang baru pertama jauh dari orang tua. Namun, lewat MPLS inilah karakter, kedisiplinan, dan rasa kebersamaan dibentuk. Tetap semangat menatap masa depan,” ungkapnya.
“Saya juga mengingatkan agar pemenuhan porsi dan kecukupan gizi makanan anak-anak di asrama benar-benar dijaga agar tumbuh kembang dan aktivitas belajar mereka optimal,” tutup Sri Haryati. (*)












