Layanan Keuangan Syariah
Sementara itu, Direktur Utama PT BPRS Harum Hikmahnugraha, Martono, S.E., dalam draft pernyataannya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan JARDY membuka peluang untuk memperluas manfaat layanan keuangan syariah kepada masyarakat.
“Perjalanan ibadah membutuhkan perencanaan yang matang, termasuk dari sisi finansial. Kami melihat kolaborasi dengan JARDY Travel Indonesia sebagai peluang untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, aman, transparan, dan tetap berlandaskan prinsip-prinsip syariah,” ucapnya.
Martono juga menilai bahwa ekonomi syariah akan berkembang lebih kuat apabila lembaga keuangan, pelaku usaha, komunitas, dan sektor pelayanan masyarakat membangun hubungan yang saling terintegrasi.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi berkembang menjadi program-program nyata yang memberikan nilai tambah bagi jamaah, nasabah, dan masyarakat,” kilahnya.
Bagi JARDY Travel Indonesia, kerja sama dengan BPRS Harum Hikmahnugraha menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk bergerak dari model travel operator menuju ekosistem pelayanan perjalanan ibadah yang lebih terintegrasi.
Perseroan menilai bahwa masa depan industri Umrah dan Haji akan semakin ditentukan oleh kemampuan penyelenggara dalam memberikan pelayanan yang profesional, membangun tata kelola yang kuat, menjaga kepercayaan, serta menghadirkan jaringan mitra yang mampu mendukung kebutuhan jamaah secara lebih luas.
Karena itu, JARDY terus mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan syariah, komunitas, pelaku usaha, dan mitra strategis di daerah.
Strategi Pertumbuhan
Kegiatan di Garut juga menunjukkan pentingnya daerah sebagai bagian dari strategi pertumbuhan JARDY Travel Indonesia.
JARDY melihat bahwa potensi perjalanan ibadah tidak hanya berada di kota-kota besar. Daerah memiliki basis jamaah, komunitas, serta jaringan sosial yang sangat kuat dan menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan industri Umrah dan Haji nasional.
Pelaksanaan manasik bersama jamaah asal Garut pada momentum penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan jaringan JARDY berjalan beriringan dengan penguatan pelayanan di tingkat daerah.
Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme penyelenggara perjalanan ibadah, JARDY menempatkan kepercayaan, tata kelola, kenyamanan, keamanan, dan kesiapan manajemen dalam menghadapi berbagai kondisi di luar kendali sebagai bagian penting dari pelayanan.
JARDY terus membangun sistem pelayanan dan manajemen yang mampu merespons dinamika perjalanan secara cepat dan terukur agar kenyamanan serta kepentingan jamaah tetap menjadi prioritas.












