Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama 

Selain efisien, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai lebih hemat karena tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM).

Politisi Golkar itu, juga memastikan bahwa penggunaan kendaraan listrik tersebut tidak menemui kendala berarti.

Dukungan fasilitas purna jual seperti bengkel dan dealer di Kota Makassar membuat operasional kendaraan tetap aman dan terkendali.

“Pernah ada satu kali kendala, tapi gampang. Di sini ada bengkel dan dealernya, jadi sangat aman. Kalau pun ada masalah, ada dealer yang bisa bertanggung jawab,” tuturnya.

Munafri bahkan menggambarkan kenyamanan penggunaan mobil listrik tersebut dalam aktivitas perkotaan.

“Enak dipakai, seperti naik bom-bom car di dalam kota,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Munafri kembali menegaskan bahwa tidak akan ada pengadaan kendaraan dinas, baik untuk Wali Kota maupun Wakil Wali Kota, dan kepala Dinas, sepanjang tahun 2026 ini.

“Tahun ini, saya pastikan tidak ada pengadaan mobil dinas atau mobil operasional, baik untuk Wali Kota maupun Wakil Wali Kota, serta Kepala Dinas,” tegasnya, menutup keterangan. (*)

BACA JUGA:  Makassar Peringkat Pertama, Catat Angka Kemiskinan Terendah di Sulsel