Sebelumnya baik Prof. Sadli Abdul Djabar, M.P.A, Ketua KWIM Sulawesi Selatan (Ustaz Asri Hidayat Mahulauw), Ketua Bidang Agama, Sosial Budaya, dan Humas (Syurur Putuhena), Ketua Panitia Maulid, (Dr.Rio Subagio) dalam arahannya sama sama menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Islam Maluku di Makassar yang turut serta dalam hajatan tahunan ini.
Prof Sadli Abdl Djabar meyakini benar, warga muslim Maluku di Makassar dan sekitarnya bakal mendukung program program Pemkot Makassar, seperti disampaikan Andi Bukti Djufrie.
Mantan Rektor Universitas Fajar ini menambahkan, nilai-nilai kekerabatan yang ada di setiap insan muslim Maluku di Makassar tidak perlu diragukan.
“Kami di Maluku itu sangat kental dengan kepatuhan. Menghormati pemimpin. Ada nilai nilai beragamaan, kemasyarakatan, kekeluargaan nilai persatuan, saling menghormati, persamaan atau nilai hidup kesetaraan dan nilai kehidupan yang damai. Sistem inilah yang sampai sekarang masih menjaga kerukunan dan kekerabatan hubungan persaudaraan masyarakat Maluku dimanapun bereka berada,” tambahnya.
Sepert diketahui, Maulid Muhammad SAW dirangakain pembacaan barzanzi oleh ibu ibu Majelis Taklim Raudatul Jannah KWIM. Kandungan dari Berzanzi selain berupa doa-doa, pujian-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad SAW, juga bertutur tentang kehidupan Nabi Muhammad, yang disebutkan berturut-turut yaitu silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, pemuda, hingga diangkat menjadi rasul. Di dalamnya juga mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki, serta berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan umat manusia. (din pattisahusiwa-humas KWIM)












