TP PKK Makassar Sosialisasikan Gerakan Gemar Membaca 15 Menit Sehari

Dalam hal ini, Ia menilai PKK memiliki peran strategis karena mampu menjangkau unit terkecil masyarakat yaitu keluarga melalui jaringan dasawisma.

“Melalui gerakan ini PKK dapat mendorong keluarga membiasakan membaca, membentuk komunitas literasi di lingkungan, serta memberikan edukasi parenting literasi agar membaca menjadi bagian dari gaya hidup keluarga,” ujarnyq.

Ia juga memaparkan berbagai strategi yang dapat dilakukan, seperti edukasi oleh Pokja II mengenai stimulasi kognitif anak, pemanfaatan Taman Bacaan Masyarakat, optimalisasi dasawisma untuk pertukaran buku dan kebiasaan membaca 15 menit sehari.

“Selain itu, dapat pula dilakukan penyediaan pojok baca di posyandu atau balai desa, serta mendorong para ibu untuk menjadi teladan membaca bagi anak-anak di rumah,” tekannya.

Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan gerakan gemar membaca dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat sehingga melahirkan generasi Makassar yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

BACA JUGA:  Kolaborasi Pemkot–DPRD Makassar, Munafri Dorong Realisasi Program Prioritas 2025