TP PKK Makassar Sosialisasikan Gerakan Gemar Membaca 15 Menit Sehari

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Perpustakaan Kota Makassar menghadirkan berbagai inovasi, salah satunya melalui layanan perpustakaan digital berbasis perangkat mobile atau e-mobile library.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses, meminjam, dan membaca koleksi digital perpustakaan secara penuh di mana saja melalui perangkat gadget,” ujarnya.

Lanjutnya, aplikasi perpustakaan digital tersebut dapat diunduh melalui perangkat berbasis Android, IOS maupun desktop dengan sistem pengelolaan koleksi menggunakan teknologi Digital Right Management (DRM).

Puspasari juga menambahkan bahwa kader PKK memiliki peran penting sebagai penggerak literasi di tengah masyarakat, terutama dalam mengajak keluarga memanfaatkan fasilitas perpustakaan digital yang tersedia.

Senada dengan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noptiadi, turut membawakan materi terkait Gerakan Gemar Membaca 15 Menit Sehari.

“Keberhasilan gerakan literasi sangat dipengaruhi oleh tiga pilar utama ekosistem literasi, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat yang saling mendukung,” ujarnua.

Dalam hal ini, Ia menilai PKK memiliki peran strategis karena mampu menjangkau unit terkecil masyarakat yaitu keluarga melalui jaringan dasawisma.

BACA JUGA:  UK PACT : Peran Aktif Media dan Generasi Muda untuk Mengawal Perbaikan Transportasi Publik yang Inklusif dan Rendah Karbon

“Melalui gerakan ini PKK dapat mendorong keluarga membiasakan membaca, membentuk komunitas literasi di lingkungan, serta memberikan edukasi parenting literasi agar membaca menjadi bagian dari gaya hidup keluarga,” ujarnyq.

Ia juga memaparkan berbagai strategi yang dapat dilakukan, seperti edukasi oleh Pokja II mengenai stimulasi kognitif anak, pemanfaatan Taman Bacaan Masyarakat, optimalisasi dasawisma untuk pertukaran buku dan kebiasaan membaca 15 menit sehari.

“Selain itu, dapat pula dilakukan penyediaan pojok baca di posyandu atau balai desa, serta mendorong para ibu untuk menjadi teladan membaca bagi anak-anak di rumah,” tekannya.

Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan gerakan gemar membaca dapat tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat sehingga melahirkan generasi Makassar yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.