Pemkot Makassar Matangkan “Pete-Pete Laut” Armada Kapal Tambahan Segera Hadir Layani Pulau

NusantaraInsight, Makassar — Pemerintah Kota Makassar, yang dinahkodai Wali Kota Munafri Arifuddin, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi laut yang terintegrasi bagi masyarakat kepulauan.

Upaya tersebut kini memasuki tahap konkret setelah adanya sinyal dukungan penambahan armada kapal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Munafri Arifuddin, mengungkapkan bahwa rencana penambahan armada tersebut telah mulai masuk tahap teralokasi.

Pemerintah Kota Makassar diproyeksikan akan menerima kapal untuk memperkuat konektivitas antar pulau di wilayahnya.

“Iya, nanti kita minta tambahan armada dari Direktur Perhubungan Laut. Nah, itu sudah dialokasikan, mudah-mudahan ada kapal yang dialokasikan. Satu dalam waktu dekat akan masuk proses penyerahan,” ujar Munafri.

Upaya tersebut menunjukkan titik terang, itu saat pertemuan strategis bersama jajaran Kementerian Perhubungan Laut yang turut disaksikan oleh Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Capt. Rudi Susanto, digelar di ruang rapat direktur kampus tersebut, Jalan Salodong, Makassar, Selasa (14/4/2026).

Upaya ini difokuskan pada penguatan layanan transportasi laut antar pulau, khususnya bagi masyarakat di wilayah kecamatan kepulauan yang selama ini sangat bergantung pada moda transportasi laut tradisional, yang akrab dikenal sebagai “pete-pete laut”.

BACA JUGA:  Wali Kota dan HDCI Makassar Salurkan 1000 Paket Sembako

Kehadiran layanan yang lebih terintegrasi dan memadai dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang aktivitas ekonomi, sosial, hingga akses terhadap layanan dasar masyarakat kepulauan.

Apalagi, bentang geografis kepulauan yang menjadi ciri khas Kota Makassar, kebutuhan akan konektivitas transportasi laut bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan urat nadi utama mobilitas masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin terus mengintensifkan langkah strategis melalui negosiasi dan koordinasi lintas level pemerintahan, baik di tingkat Provinsi maupun pusat.

“Meski saat ini Pemerintah Kota Makassar telah memiliki satu unit kapal untuk operasional, tapi butuh tambahan kapal sebelum beroperasi,” katanya.

Pria yang akrab disapa Appi itu, tidak berhenti pada capaian tersebut, melainkan aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, guna memperoleh tambahan dukungan armada dan penguatan sistem layanan transportasi laut.

Pertemuan di kampus PIP ini, menjadi momentum penting dalam mendorong realisasi dukungan pusat terhadap penguatan konektivitas laut Makassar yang lebih inklusif dan berkelanjutan.