Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan proses tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk menghadirkan stadion representatif yang mampu mendukung pengembangan olahraga sekaligus menjadi ikon baru Kota Makassar.
“Saat ini pembangunan Stadion Untia telah memasuki tahap pemilihan penyedia jasa. Pada tanggal 3 Juli 2026, kami telah mengumumkan proses prakualifikasi penyedia sebagai tahapan awal dalam seleksi calon pelaksana pekerjaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah tahapan prakualifikasi selesai, proses pengadaan akan dilanjutkan dengan evaluasi administrasi, evaluasi teknis, serta penilaian terhadap kemampuan peserta dalam memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.
Pemkot Makassar menargetkan proses pengadaan berjalan sesuai jadwal sehingga penyedia pelaksana pembangunan Stadion Untia dapat ditetapkan pada minggu keempat September 2026.
“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjalankan seluruh proses pengadaan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jabarnya.
Dengan mempertimbangkan tahapan kontraktual serta waktu efektif pelaksanaan hingga akhir tahun 2026, lanjut dia, pekerjaan yang dapat direalisasikan pada tahun pertama difokuskan pada tahapan awal pembangunan.
“Tahapan tersebut meliputi penyusunan desain rinci (detail engineering design), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pekerjaan pematangan lahan sebagai fondasi untuk pelaksanaan konstruksi utama pada tahun 2027,” urainya.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan terencana, memenuhi aspek teknis, serta menghasilkan stadion yang berkualitas dan sesuai standar.
“Pembangunan Stadion Untia merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Makassar. Karena itu, seluruh tahapan kami laksanakan secara bertahap, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan konstruksi agar proyek ini dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Tahapan tersebut meliputi penyusunan desain rinci (detail engineering design), mobilisasi peralatan dan tenaga kerja, persiapan lapangan, serta pekerjaan pematangan lahan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi utama yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
“Seluruh tahapan kami laksanakan sesuai mekanisme pengadaan yang berlaku agar pembangunan dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai perencanaan,” tutup Zuhaelsi.
Pemkot Makassar optimistis pembangunan Stadion Untia akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur olahraga di kota ini.












