NusantaraInsight, Makassar — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, dr. Ita Isdiana Anwar, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kecamatan Tamalate, Rini Puspita Aril, menggelar kegiatan KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual) di Kecamatan Tamalate pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini diikuti puluhan warga, perwakilan RT/RW, dan orang tua, sebagai program prioritas Pokja I TP PKK Tamalate. Fokusnya memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan melindungi anak dari ancaman kekerasan seksual. “Keluarga adalah pelindung utama anak. Melalui edukasi ini, kita wujudkan lingkungan Tamalate yang tangguh dan peka terhadap keselamatan buah hati,” tegas dr. Ita saat membuka acara.
dr. Ita menambahkan, data BPS Sulawesi Selatan 2025 mencatat sekitar 15% kasus kekerasan terhadap anak di wilayah urban seperti Makassar bersifat seksual, dengan 70% kejadian terjadi di lingkungan keluarga menurut Kementerian PPPA. Program KILAS, yang digulirkan Kemendagri sejak 2024, menekankan pencegahan dini melalui sosialisasi tanda bahaya, pelaporan cepat via hotline 129, dan pembangunan budaya ramah anak.
Rini Puspita Aril menegaskan komitmen TP PKK Tamalate melanjutkan program ini secara berkala. “Kita ajak semua elemen masyarakat, mulai dari keluarga hingga komunitas, untuk sadar dan bertindak,” ujarnya.
Peserta kegiatan menyambut positif, dengan sesi diskusi dan simulasi penanganan kasus. Acara diakhiri seruan bersama mewujudkan Makassar bebas kekerasan anak.













