Menurut Andi Syahrir, rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Padahal, pemerintah bersama aparat kewilayahan telah berulang kali melakukan sosialisasi dan edukasi agar warga tidak membuang sampah ke saluran air.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kanal sebagai tempat pembuangan sampah. Edukasi sudah berkali-kali dilakukan, tetapi kesadaran masyarakat masih harus terus ditingkatkan,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak menyebarkan informasi yang keliru dengan menyimpulkan bahwa tumpukan sampah di kanal merupakan dampak dari kebijakan pemilahan sampah Pemerintah Kota Makassar. (*)


br
br
br






br
br






br