DPU Makassar Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin

Konsep tersebut mencakup keterhubungan jalur pejalan kaki, akses terhadap transportasi publik, penataan utilitas, ruang hijau, hingga fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Pengembangan kawasan pedestrian juga akan dilakukan secara bertahap pada sejumlah titik lainnya dengan mempertimbangkan kebutuhan dan tingkat aktivitas pejalan kaki.

“Kami berharap penataan dua ruas tersebut dapat menjadi salah satu model awal dalam pengembangan pedestrian yang lebih terintegrasi di kawasan pusat Kota Makassar,” harpanya.

Amin menegaskan, seluruh proses pekerjaan dilakukan melalui koordinasi lintas pihak, termasuk dengan pengelola utilitas dan tim teknis terkait, sehingga berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan dapat ditangani secara bersama.

“Kami sudah turun dan melihat bersama tim, Dinas PU dan tim ahli lainnya. Ada beberapa yang perlu digeser, termasuk tiang trafo, PJU, tiang listrik dan fiber optik,” tutup Amin. (*)

BACA JUGA:  Dinas PU Makassar: Normalisasi Drainase di Buloa untuk Cegah Genangan