“Kalau nanti tim turun dan masih ada yang didapat, tentu akan dilakukan imbauan. Kalau tidak diindahkan, mobilnya akan digembok oleh Dishub dan dilakukan tilang,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam proses penataan tersebut.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan kepada para pedagang sudah cukup maksimal.
Bahkan, relokasi ke Terminal Mallengkeri bukan hal baru karena sebelumnya para pedagang pernah menempati lokasi tersebut.
Namun, saat itu sebagian pedagang kembali berjualan di Jalan Veteran Utara lantaran fasilitas di terminal dinilai belum memadai.
“Nah, ketika mereka kembali, PD Terminal diberikan kesempatan melakukan pembenahan,” tuturnya.
“Sekarang fasilitasnya sudah siap, sehingga diharapkan semua pelaku usaha bongkar muat kembali lagi ke Terminal Mallengkeri. Berjualan secara gratis di fasilitas Pemerintah Kota,” lanjutnya.
Dia menyebutkan, Terminal Mallengkeri kini telah dibenahi secara menyeluruh mulai dari pengaspalan area, fasilitas penerangan hingga kesiapan fasilitas pendukung lainnya.
“Terminal Mallengkeri sudah sangat siap menerima para pedagang. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak menempati lokasi itu,” ujarnya.
Berdasarkan data dari pihak PD Terminal, hingga saat ini sudah ada sekitar 140 pedagang yang mendaftarkan diri untuk menempati lapak di Terminal Mallengkeri.
Pendaftaran dilakukan agar penempatan lokasi para pedagang bisa diatur dengan baik. Selain itu, di sana sudah ada nomor-nomor tempatnya.
Patahulla juga memastikan, pada tahap awal relokasi para pedagang belum dibebankan biaya apapun.
Pemerintah Kecamatan bersama PD Terminal memberikan dispensasi sebagai bentuk dukungan terhadap proses adaptasi para pedagang di lokasi baru.
“Kita sudah sampaikan ke PD Terminal, untuk tahap sosialisasi ini jangan dulu ada biaya-biaya yang dibebankan karena ini masih proses peralihan,” ucapnya.
Terkait kapasitas, pihak terminal disebut masih mampu menampung seluruh aktivitas pedagang bongkar muat yang sebelumnya berada di Jalan Veteran Utara.
“Dari sekitar 300 mobil yang terdata di sepanjang Jalan Veteran Utara, Terminal mengatakan masih bisa ditampung karena area terminal cukup luas,” pungkasnya. (*)













