“Pak Eko Ricky Susanto Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, kita berdiskusi tentang kondisi yang terjadi hari ini di Kota Makassar, dan langkah teknis mengatasi antrean menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Appi menegaskan, Pemerintah Kota tidak ingin persoalan antrean BBM berlangsung terlalu lama. Menurutnya, kondisi tersebut telah memberikan dampak luas terhadap aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas dan kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan.
Ia menyebut meskipun berbagai laporan bahwa melandainya antrean di sejumlah SPBU menjadi indikasi bahwa langkah-langkah penanganan mulai memberikan dampak positif.
Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak lengah. Pemerintah Kota bersama Pemprov, TNI, POlri dan pihak Pertamina tetap akan memaksimalkan berbagai langkah teknis agar antrean panjang tidak kembali terjadi.
“Persoalan antrean BBM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh konsumen yang hendak mengisi BBM, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat secara lebih luas,” tuturnya.
Ia menekankan, tidak ada pihak yang menginginkan kondisi antrean panjang tersebut berlarut-larut.
Karena itu, Pemkot Makassar akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk memastikan kebijakan yang telah disiapkan berjalan efektif di lapangan.
Appi juga meminta agar optimalisasi pelayanan di SPBU benar-benar dilakukan, termasuk memastikan seluruh nozzle yang tersedia dapat berfungsi dan digunakan secara maksimal serta petugas operator bekerja secara optimal.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Makassar berharap antrean BBM dapat semakin terkendali dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
“Tidak ada yang kita mau kondisi ini berlarut-larut. Kita mau supaya seluruh elemen-elemen yang ada itu bersama-sama untuk cepat menyelesaikan persoalan ini,” katanya.
“Karena ini sangat mengganggu, dampaknya sangat banyak. Maka dari itu, yang bisa kita lakukan, maksimalkan koordinasi dan langkah nyata di lapangan supaya tidak lagi terjadi antrean panjang di SPBU,” pungkas Appi. (*)












