“Seperti kita lihat bersama, bahwa dalam kepemimpinannya, Mas Ali Maskur Musa juga sangat menekankan pentingnya menjaga ideologi dan identitas NU. Dia juga berupaya untuk menanamkan nilai-nilai khitah NU dalam setiap kegiatan ISNU, sehingga para anggotanya tidak hanya menjadi sarjana, tetapi juga individu yang memiliki komitmen terhadap akidah dan ahlak yang dijunjung tinggi NU,” tambahnya.
Di bagian lain Mul mengakui, khusus untuk Kongres di Balikpapan, PW ISNU Sulsel bersama 19 pengurus cabang ISNU se Sulsel akan hadir.
“Peserta di setiap cabang sebanyak 3 orang. Peserta penuh terdiri dari ketua, sekretaris, dan Bendahara. Sehingga total sebanyak 57 orang. Adapun peserta yang masuk katagori Romli yang turut serta meramaikan kongres yang berlangsung asrama haji Balikpapan berkisar kurang lebih 100 orang,” tutup Dekan PKIP Universitas Islam Makassar (UIM) ini. (din pattisahusiwa-humas isnu makassar)












