NusantaraInsight, Makassar — Sebuah momen penuh haru dan kebanggaan terjadi di Kampus Lorong Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Jumat 9/5/2025,
Kegiatan belajar ini merupakan bagian dari program rutin setiap Jum’at, Sabtu, dan Minggu sore kolaborasi antara Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) dengan Aruna Ikatuo Indonesia, yang mengusung semangat pendidikan berbasis komunitas di lorong-lorong kota Makassar.
Founder K-Apel, Rahman Rumaday, menyampaikan rasa bangga sekaligus haru atas keterlibatan Ririn dalam program pengajaran kali ini.
“Ririn adalah salah satu anak binaan K-Apel waktu itu masih duduk di bangku SD. Hari ini, dia datang bukan sebagai peserta, tapi sebagai pengajar, ini sebuah kebanggaan sekaligus bukti nyata bahwa K-Apel bukan hanya tempat belajar, tapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda,” ungkapnya.
Ririn merupakan alumni K-Apel, dan hari ini kembali mengajar di tempat ia pernah belajar dengan mengajar materi Lontara Makassar kepada adik-adik binaan K-Apel di Kampus Lorong. Ririn merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (FIB Unhas), kata pria yang akrab disapa bang Maman itu
Ririn pun mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali ke K-Apel, tempat yang dulu menjadi bagian penting dari masa kecil dan proses belajarnya.
“Dulu saya diajar sama Kak Maman di K-Apel, sekarang saya bisa kembali dan mengajar di sini. Rasanya senang sekali bisa berbagi dan mengenalkan kembali budaya Makassar lewat aksara Lontara,” ujar Ririn dengan penuh semangat.


br
br
br






br
br






br