Oleh: Rusdin Tompo (Koordinator SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan) NusantaraInsight, Makassar — Mengapa menulis polisi? Itu pertanyaan yang belakangan sering saya dengar. Bukan satu dua kali ada teman bertanya seperti itu….
NAMA PENA
Oleh: Nasrul (Pekerja Buku, Anggota SATUPENA Sulawesi Selatan) NusantaraInsight, Makassar — Mungkin menyebut nama Bustami Djalid masih kurang akrab di telinga. Namun kalau menyebut Motinggo Boesje pastilah banyak yang kenal….
NGOPI DAN BUKU
NGOPI DAN BUKU Karya: Rusdin Tompo Ngopi di antara bincang buku Serupa kita mengolah lahan hidup Jadi sawah, ladang, dan kebun Ia meluas area pertanian Melebar berhektar-hektar perkebunan Pikiran-pikiran kita…
KORUPTOR MATA IBLIS
KORUPTOR MATA IBLIS Pulo Lasman Simanjuntak koruptor mata iblis menatap dan memangsa setiap tubuh pemangku jabatan pertanian paling memalukan bahkan dengan rakus dan buas- tanpa ampun dan belas kasihan dipalak…
LELAKU KOPI
LELAKU KOPI Karya: Rusdin Tompo Kopi tak perlu berkisah Tubuhnya pahit bukan lantaran rasa sakit sejarah Takdir membawanya melintasi benua1) Diamuk badai Diaduk gelombang samudra Dari biji-bijian meluas perkebunan Sejak…
MAKASSAR KOTAKU
MAKASSAR KOTAKU Karya: Rusdin Tompo Makassar kotaku Butta kalassukangku Tempat aku ditoeng Sembari ibu berdendang kelong-kelong palloserang Tempat ayah menerakan pappasang Di lubuk sanubari hingga kelak matang Biar aku tumbuh…
Berdosa pada Imajinasi
Berdosa pada Imajinasi Srigusty Malam itu kadang bawa candu Dilengkapi cawan tempat meramu Terpejamlah pelupuk agar bisa kujemput ingatan yang sedari pagi lalu berkumpul diatapi malam yang tampak merayu Banyak…
BISIKAN BISU
BISIKAN BISU Hendri Tamrin Lakkase’ Gerah daku melangkah lunglai, Tabur sepi merunduk mimpi, Angan tak akan sampai, Asa dan harap gugur berurai Bianglala melirik sekelebat, Harapkan temaram lekas tenggelam, Rona…
SEMESTA ADA DALAM DIRIMU
Karya: Rusdin Tompo kau bisa saja melipat kisah dengan rapi kisah tentang jalan-jalan yang bahannya dari kenangan yang lampu-lampunya dari kesenangan kisah tentang catatan-catatan yang terlupakan yang tak terkatakan katamu,…
PUISI ESAI MASIH PERLU WAKTU MENJADI ANGKATAN SASTRA BARU?
Oleh: Anwar Nasyaruddin NusantaraInsight, Makassar — Sejarah mencatat, pemikiran baru, inovasi baru, penemuan baru biasanya tidak langsung bisa diterima oleh masyarakat. Kita tahu Galileo Galilei harus menerima hukumanan mati karena…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
