La Ruhe Sajikan Balutan Asmara di Meja Bedah

La ruhe
Foto bersama usai bedah buku Balutan Asmara La Ruhe

Meski kadang terbaca bagaimana La Ruhe bersikap majenun saat merangkai kalimat dalam beberapa paragraphnya.

Mungkin karena terlalu bersemangat atau mabuk cinta hingga membuatnya tak selalu bisa fokus memformulasikan apa yang ingin dikatakan dan bagaimana menggoreskannya pada surat secara terukur, terstruktur dan enak dibaca. Sejumlah kerancuan berbahasa dapat dijumpai dalam beberapa tuturannya.

Namun, apa pun itu, BALR kini mengajak pembacanya bertamasya ke masa lampau untuk menyibak fenomena jiwa pemuda La Ruhe sebagai pesandiwara cinta. Begitulah cara sang avonturir ungkapkan babak cintanya.

Setiap masa, setiap periode, setiap perjumpaan dengan aktris lain akan maujud dalam kisahan berbeda sesuai konteks relasinya. BALR bisa jadi bacaan renyah bagi remaja yang sedang menggantang pengalaman dan pemahaman tentang fenomena cinta ala masa lalu.

Karena telah diterbitkan oleh Penerbit CV De la Macca pada tahun 2025 ini maka mari membaca BALR dengan bijak, menghormati privasi penulis dan penerima surat-surat termaktub. Mari membuka hati, perasaan dan pikiran untuk menerima dan menyimak pesan yang ingin disampaikan oleh La Ruhe.
Viva La Ruhe.

BACA JUGA:  Hizbullah Siap Perang Dengan Israel