Postur APBN Akhir Februari 2025

Apbn
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (foto: Antara)

Thomas menjelaskan pembiayaan APBN akan terus dikelola secara kehati-hatian dan terukur. Pembiayaan APBN juga akan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta dinamika pasar keuangan.

Penutup

Laporan kinerja APBN akhir Februari 2025 kali ini memang menjadi banyak sorotan, karena di luar dari kelaziman. Dimana baru diumumkan pada bulan Maret 2025.

Biasanya, laporan kinerja APBN bulan Januari disampaikan bulan Februari. Begitu seterusnya. Hal ini menjadi tanda tanya dan menyentuh soal transparansi. Terutama para pihak yang berkepentingan. Investor asing misalnya.

Begitu pula soal kinerja pajak yang anjlok hingga 30,2% dari Februari 2024 dengan perolehan pajak Rp269,02 triliun. Yang berdampak ”serius” pada defisit anggaran yang selama ini selalu surplus di bulan Februari.

Dengan demikian, program-program yang digagas populis dan belanja yang tidak mendukung pertumbuhan atau bersifat jangka pendek, harus dikaji ulang. Sehingga, pemerintah sangat perlu memprioritaskan belanja pada program yang memberi dampak langsung pada rakyat dan pemulihan ekonomi.

#Akuair-Ampenan, 16-03-2025

BACA JUGA:  Pelita Bhakti Brawijaya dan Koperasi Madani Peternak Malang Sejahtera Berkunjung ke Yogyakarta