Sementara itu, BMC juga memiliki tiga kekurangan dalam penggunaannya, yaitu:
1. Terbatas
Karena hanya berisi 9 blok yang mewakili komponen utama, jadi, ada beberapa toko yang mungkin tidak memiliki beberapa aspek pendukung yang sebenarnya bisa saling melengkapi untuk membuat operasional toko lebih efisien, salah satu contohnya took kain.
2. Tidak Cocok untuk Semua Jenis Usaha
Template model bisnis belum tentu cocok untuk semua jenis perusahaan, apalagi untuk perusahaan yang lebih kompleks, unik dan juga inovatif.
3. Persiapan Membutuhkan Usaha
Meski mudah, tapi harus siap mempertimbangkan dan menyelesaikan semua blok template model bisnis. Ini mungkin tidak cocok untuk bisnis yang terburu-buru atau dengan anggaran terbatas.
Namun demikian, Fachri Rizki memberi simpulan bahwa BMC merupakan framework yang memungkinkan untuk mengembangkan strategi bisnis yang terstruktur dan inovatif.
Selain itu, setiap elemen dalam BMC membantu memvisualisasikan bisnis secara menyeluruh, memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana bisnis dapat berkembang dan mencapai kesuksesan di masa depan.
Tinggal bagaimana kita dapat mengidentifikasi potensi kelemahan dalam model bisnis kita dan membuat perubahan yang diperlukan untuk mencapai tujuan bisnis dengan lebih efektif.
Selamat Menjadi Wirausaha!
AKUAIR-Perumnas Ampenan, 17-12-2024












