Satryo, Menteri dengan Masa Tugas 121 hari

Satryo Soemantri Brodjonegoro
Satryo Soemantri Brodjonegoro

“Ketika saya menjalankan tugas, tapi ya perlakuannya sudah begitu. ‘Ini kesalahan pertama ya’ waktu pertama kali. ‘Nanti kalau dua lagi, saya pecat kamu’ dari pertama tuh udah begitu,” katanya dikutip dari detiknews.

Akibat masalah ini, Neni diminta memperlihatkan mukanya di depan sang Menteri atas permintaan Sekjen Kemendiktiristek Togar M.Simatupang dan rekan-rekannya. Setelah kejadian tersebut, Neni yang merupakan bidang pegawai Prahum Ahli Muda & Pj Rumah Tangga mendapat masalah ketika mengurus pemasangan internet di rumah dinas Menteri Satryo.

“Tapi ada kejadian lagi. Nah, kebetulan kejadian itu yang akhirnya, kan kita juga ada ketua tim rumah tangga tuh ada juga. Jadi suatu saat di rumah dinas itu pasang internet. Cuma ya, kok saya ke sana-ke sana gitu aja? Apa, terlalu malam atau apa?,” ungkapnya seperti dilansir CNBC yang mengutip Detiknews.

Neni menjelaskan Satryo ingin pemasangan internet dilakukan secepatnya. Tetapi, prosesnya hingga malam belum selesai yang membuatnya marah.

“Sementara kita kan minta segera, karena Pak Menteri maunya segera. Kita meminta mereka untuk menyegerakan. Jadi akhirnya sampai malam, tapi jadi marah,” tambahnya.
Menteri pun mengontak Angga, atasan Neni, namun tidak menjawab karena sedang sakit. Karena Angga tak mengangkat telepon, Satryo memberi pesan pemecatan melalui pesan WhatsApp ke Neni. Hal ini karena Neni adalah penanggung jawab di tim tersebut.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN Unhas Perkenalkan Budidaya Maggot di Parepare

“Marah, dia langsung dia nelepon ketua tim saya. Kebetulan Mas Angga waktu itu lagi sakit. Jadi nggak angkat telepon, itu udah malam-malam gitu. Terus akhirnya nggak diangkat. Nggak diangkat kan namanya orang sakit mungkin berobat. Mungkin ketiduran gitu ya. Tapi akhirnya di-WA ‘saya pecat kamu’,” papar Neni.

Tidak sendiri, Angga juga dipecat bersama Neni. Detiknews menulis, informasi pemecatan didapatkannya melalui Sekjen Kemendikti.

Kejadian yang menimpa Neni Herlina ini menjadi makanan empuk media sosial. Imbasnya, informasinya langsung menjadi viral. Di saat demo berlangsung, sosial media seperti TikTok dan Instagram diwarnai dengan rekaman suara atau “voice note” viral yang diduga Menteri Satryo tengah marah-marah. Rekaman sepanjang 42 detik tersebut memperdengarkan suara seseorang tengah marah akibat air yang tidak menyala.

“Sengaja? Membuat rumah ini ga ada air? Tadi air hidup, kok tiba-tiba mati? Ulah si Ricky, kamu diam aja! Nggak tanggung jawab sama sekali,” ungkap suara marah pria yang diduga Satryo. Sementara itu, sosok suara pria lainnya hanya meminta maaf berulang kali.

BACA JUGA:  Faisal Syarif, S.Pd.,M.Kes Kepala SLBN 1 Parepare Raih Terbaik 1 GTK Dedikatif

Satryo Soemantri Brodjonegoro, buka suara soal demo ratusan ASN dari Ditjen Dikti Kemdikti Saintek buntut pemecatan pegawai. Satryo membantah dirinya suka marah-marah hingga menampar bawahannya.

“Nggak ada, tidak benar,” tegas Satryo usai menghadiri pelantikan Rektor ITB di Bandung, Senin (20/1/2025) yang ternyata lawan rektor yang dilantik adalah Brian Yuliarto yang 19 Februari 2025 menggantikan dirinya sebagai Menteri Diktisaintek.

“Demo itu terkait kami sedang melakukan upaya mutasi besar-besaran karena pecahnya jadi tiga menteri, kita perlu banyak orang, kita ingin benahi sesuai amanat presiden harus hemat dengan anggaran pemerintah,” lanjutnya.

Satryo mengaku ada pihak yang tidak ingin dimutasi. Sehingga terjadi demonstrasi yang menarik perhatian publik seluruh Indonesia.

“Kita melakukan mutasi yang cukup besar, karena memang ada pihak yang berkenan,” imbuh dia.
“Pendemo kan cari sesuatu yang menarik, intinya kita sedang bersih-bersih,” tegasnya.

Ketika menjawab pertanyaan KompasTV yang mengklarifikasi tudingan pendemo, Satryo saya lihat menjawab seadanya. Dari gesturnya, saya bisa membaca bahwa apa yang dijelaskannya itu bertentangan dengan apa yang pernah dikatakan kepada Neni Herlina. Belum lagi ketika hendak mengatakan sesuatu, tampak mikro gesturnya bereaksi lain. Seperti gerak bibir dan juga pandangan matanya saat menjelaskan suatu kalimat.