Dari laporan yang dia terima, perkelahian itu berawal dari adanya anggota Brimob yang ditegur oleh prajurit Pomal dari Marhanlan XIV/Sorong yang melakukan pengamanan di objek vital tersebut. Namun, karena tidak terima, kedua belah pihak akhirnya berkelahi sampai berdarah
Kejadiannya di pintu masuk ruang tunggu keberangkatan Kantor Pelindo IV Sorong, di Papua Barat Daya,” ujar Nugraha. Dari perkelahian tersebut, lima personel Pomal dan juga Brimob mengalami luka-luka.
Menurut Nugraha, TNI dan Polri memastikan peristiwa perkelahian tersebut tak berujung pada aksi lanjutan. Setelah peristiwa perkelahian tersebut terjadi, sambung dia, para atasan dari masing-masing satuan melakukan mediasi












