Mengawali acara bedah buku diserahkan buku oleh Fadel Muhammad selaku Ketua Umum Lamahu periode 2026-2031 kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Perpustakaan Unhas Prof.Dr.Munira Hasjim, S.S., M.Hum, perwakilan UNM, UIN, Perpustakaan Sulsel, dan Kota Makassar. Bedah buku itu juga dirangkaikan dengan acara Rapat Kerja Lamahu periode 2026-2031 yang dilaksanakan setelah acara bedah buku. (mda).
Ajoeba Wartabone, Pejuang yang Terlupakan
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Arsip koran lokal dari koleksi Luhukay—seperti Suara Parindra, Pemandangan, Suara Umum, Berita Baru, serta Pemberita Makassar, Pelita Rakjat, dan koran pro-Republik Soeara Merdeka, Pikiran Rakjat, dan harian nasionalis lainnya—membantu sejarawan…

Sutan Syahrir merupakan tokoh sosialisme demokratis, pendiri Partai Sosialis Indonesia (PSI). Ia pernah tiga kali menjadi Perdana Menteri Indonesia, masing-masing, pada Kabinet Syahrir I (November 1945-Maret 1946), Kabinet Syahrir II…

“Ini Ajoeba Wartabone, Opa saya, berdiri bersama para tokoh Republik,” ujar Roeland Niode, yang merupakan cucu pertama dengan nada bangga, tetapi tak bermaksud jemawa. Di akhir kunjungan, rombongan Goodwill Missie…

Secara simbolik, keberadaan kelompok oposisi pro-Republik di parlemen NIT dipahami sebagai “kuda troya” yang kemudian sukses melumpuhkan pengaruh kaum kolonial dari dalam sistem mereka. Puncak dari protes dan…

“Coba ingat-ingat lagi cerita nenek, mitos, atau pappasang yang pernah disampaikan. Temui dan ajak ngobrol tokoh-tokoh kunci, antara lain pelaku sejarah, saksi mata, tokoh masyarakat, dan lain-lain. Bisa jadi, pengalaman…







