Ia juga menekankan bahwa ibadah kurban menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Melalui ibadah kurban, kita diajak untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Semangat berbagi inilah yang harus terus dijaga demi terciptanya kebersamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Warga Desa Sawakong menyambut baik kehadiran bantuan ini dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Mereka merasa diperhatikan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yang telah hadir memberikan perhatian di momen istimewa ini. Bagi masyarakat, bantuan ini bukan hanya sekadar daging untuk dikonsumsi, melainkan bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap terjalin erat antara pemerintah dan rakyat.
Penyerahan sapi kurban bantuan Presiden ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan keadilan sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Di balik bantuan tersebut terkandung makna mendalam tentang berbagi, peduli, dan memperkuat persatuan. Semoga semangat yang terkandung dalam ibadah kurban senantiasa terjaga, tidak hanya saat hari raya tiba, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat Takalar yang makmur, harmonis, dan saling mendukung.













