Pasar Pa’baeng-baeng Terbakar, Munafri Pastikan Perbaikan dan Akses Modal Pedagang

NusantaraInsight, Makassar—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menargetkan los pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng yang terdampak kebakaran dapat kembali digunakan dalam waktu 2–3 minggu.

Target tersebut disampaikan Munafri saat meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Rabu (2/9/2026). Ia menyusuri area pasar yang terbakar sekaligus menyerap aspirasi para pedagang.

br

Berbeda dengan penanganan kebakaran di kawasan permukiman, Munafri menekankan pemulihan Pasar Pa’baeng-baeng harus diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan.

“Sama halnya dengan yang di pasar, ini sangat berbeda karena ini tempat jualan bukan tempat tinggal. Yang harus kita perbaiki secepatnya adalah infrastruktur los-los yang ada seperti atap yang kena api dan sebagainya,” katanya.

 

Wali kota yang akrab disapa Appi ini menilai percepatan rehabilitasi los menjadi penting agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat untuk menjalankan usahanya.

“Ini perlu supaya cepat ada rehabilitasi untuk memastikan mereka kembali bisa jualan. Saya tadi sudah melihat kira-kira 2–3 minggu proses ini kita akan jalankan untuk memastikan los-los tempat jualan ini bisa dipergunakan kembali untuk para pedagang melakukan kegiatan usahanya,” ujarnya.

BACA JUGA:  UK PACT Gelar Tantangan dari Ruang Redaksi Terkait Isu Mobilitas Berkelanjutan

Selain perbaikan fisik, Appi juga merespons aspirasi pedagang yang meminta dukungan permodalan untuk kembali memutar usaha setelah terdampak kebakaran.

Ia meminta jajaran kelurahan dan kecamatan melakukan pendataan pedagang untuk kemudian difasilitasi mendapatkan akses pembiayaan melalui perbankan, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Kita akan mempertemukan melalui Pak Lurah, Pak Camat, yang ada di sini untuk kami akses melalui proses permodalan tambahan. Melalui bank-bank yang sistem penyaluran KUR dan sebagainya,” jelasnya.

Lebih jauh, Appi meminta peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat mitigasi kebakaran bagi masyarakat di seluruh pasar yang ada di Kota Makassar.

Ia meminta PD Pasar memastikan ketersediaan dan keaktifan alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran sebagai perangkat pertolongan awal ketika terjadi kebakaran.

“Mulai dari sekarang dicek seluruh pasar-pasar yang ada untuk keaktifan alat-alat untuk bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi hal-hal yang seperti ini,” tegasnya.

Selain sarana pemadam, Munafri juga menyoroti instalasi listrik di pasar. Ia meminta seluruh jaringan listrik diperiksa dan dipastikan aman untuk mencegah potensi korsleting.

br
br