Mahasiswa KKN PK Unhas Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Melalui Program SIAGA PTM di Desa Siddo

Barru, NusantaraInsight — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Angkatan 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Siddo melaksanakan program kerja berjudul SIAGA PTM (Skrining dan Identifikasi Awal Gejala Penyakit Tidak Menular) yang ke-5 di Dusun Congko, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Kamis, 23 Juli 2026.

Mahasiswa KKN PK Program Studi Pendidikan Dokter Unhas, Umair Ahmad Al Aidy menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai langkah proaktif untuk mendeteksi secara dini risiko Hipertensi, Diabetes Melitus, dan Gout Arthritis pada masyarakat di beberapa Dusun di Desa Siddo. Melalui kegiatan ini, Aidy bersama tim KKN PK Posko Desa Siddo melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung kepada warga. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar asam urat, serta tes gula darah. Secara khusus, pelaksanaan tes gula darah ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari Puskesmas Mangkoso, yang memfasilitasi penyediaan strip glukosa untuk kebutuhan skrining warga.

br

“Melalui program SIAGA PTM ini, kami ingin membantu masyarakat Desa Siddo mengetahui kondisi kesehatan mereka lebih awal. Penyakit tidak menular sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal ( silent killer ), sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan rutin seperti ini sangatlah krusial,” ujar Aidy.

BACA JUGA:  Jaga Kesehatan dan Lingkungan Materi Hari Ketiga MPLS di SMAN 2 Enrekang

Kegiatan ini tidak hanya sebatas pemeriksaan fisik, tetapi juga diisi dengan edukasi singkat kepada warga mengenai gaya hidup sehat dan langkah-langkah pencegahan penyakit tidak menular. Pelaksanaan program ini juga dirasakan lebih maksimal berkat sinergi dengan fasilitas kesehatan setempat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Puskesmas yang telah menyediakan strip glukosa untuk kegiatan ini. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kerja sama antara mahasiswa KKN PK Universitas Hasanuddin dan tenaga kesehatan setempat dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat desa,” tambahnya.

Melalui program kerja ini, Aidy dan tim berharap kesadaran masyarakat Desa Siddo akan pentingnya menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan melakukan pemeriksaan secara berkala dapat semakin meningkat. Dengan adanya deteksi dini yang tepat sasaran, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari komplikasi penyakit dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

brbr
brbr
br