Ekobis  

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

Jakarta, NusantaraInsight — PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan serta kemandirian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Pada tahun ini, Perseroan menargetkan penyaluran bantuan modal usaha tanpa bunga kepada pelaku UMKM dalam tiga tahap. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Kick Off Program Dana Bergulir UMKM Binaan FIFGROUP 2026, dengan total dana sekitar Rp1,887 miliar yang akan disalurkan kepada 524 pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

br

Program Dana Bergulir UMKM Binaan FIFGROUP menunjukkan komitmen perusahaan dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi Masyarakat yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Direktur FIFGROUP Esther Sri Harjati, menyampaikan bahwa pemberdayaan UMKM menjadi bagian penting dari upaya perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

“UMKM memiliki peran yang strategis dalam perekonomian Indonesia. Namun, di tengah potensi yang besar tersebut, masih terdapat pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengakses permodalan dan mengembangkan kapasitas usahanya.

BACA JUGA:  Dampingi 770 UMKM, FIFGROUP Salurkan Pembiayaan Tanpa Bunga Rp2,9 Miliar

Melalui Program Dana Bergulir UMKM Binaan FIFGROUP, Perseroan hadir tidak hanya memberikan dukungan pembiayaan, tetapi juga membantu UMKM untuk bertumbuh dan semakin berdaya saing,” ujar Esther.

Di tengah besarnya potensi UMKM, keterbatasan akses terhadap permodalan dan pembiayaan formal masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, antara lain akibat keterbatasan agunan, kelengkapan administrasi, serta akses terhadap informasi layanan keuangan.

Program Dana Bergulir UMKM Binaan FIFGROUP menyediakan pembiayaan tanpa bunga bagi pelaku UMKM binaan.

Lebih dari sekadar dukungan permodalan, program ini dirancang untuk membangun ekosistem pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan melalui rangkaian pembinaan terintegrasi.

Para pelaku UMKM mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pengembangan kapasitas usaha, pendampingan pengelolaan bisnis, hingga perluasan akses pasar.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan daya saing, serta membuka peluang untuk naik kelas.

Dampak program tersebut mulai terlihat dari sejumlah UMKM binaan yang mengalami perkembangan signifikan dalam skala usahanya.

Sebanyak empat UMKM binaan, yaitu Yoyo Bolen, Dapoer Lestary, Kedai Makan Enak, dan Niharchaniago, telah naik kelas dan melanjutkan kebutuhan pembiayaan usahanya melalui skema pembiayaan reguler FINATRA dengan plafon yang lebih besar.

brbr
brbr
br