Atlanta, AS. NusantaraInisght — Perjuangan Mesir luar biasa. Unggul lebih dulu pada menit ke-15 dan 67 serta bertahan hingga menit ke-79, Mesir telah memberi perlawanan sengit terhadap Argentina, sebelum takluk 2-3 atas kesebelasan Juara Piala Dunia 2022 Qatar tersebut, di Stadion Atlanta, AS, Rabu (8/7/2026) dinihari.
Pada pertandingan kedua Rabu menjelang pagi, Swiss menyingkirkan Kolombia 4-3 dalam drama adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol selama waktu normal dan tambahan waktu.
Bermain di bawah tatapan puluhan ribu pasang mata di Stadion Atlanta, Maroko langsung memberikan tekanan kencang pada awal-awal babak. Sementara Argentina masih mempelajari pola permainan lawannya itu. Pada menit ke-15 satu umpan matang dari sebelah kiri gawang E.Martinez disambut dengan kepala oleh Yasser Ibrahim yang langsung mengagetkan pendukung Argentina.
Memasuki babak kedua, Mesir sebenarnya mencetak satu gol, namun wasit asal Prancis Francois Litxer setelah menengok Videp Assistant Referee (VAR) akhirnya menganulir gol tersebut karena melihat pemain Mesir melakukan pelanggaran.
Pada menit ke-79, Romario melepaskan satu sundulan keras yang gagal diadang kiper Mesir Mustafa Shobeir, kedudukan 1-2. Tiga menit kemudian, melalui satu tendangan keras dari luar kotak penalti Lionel Messi menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Bola yang ditendang Messi pertama mengenai mistar dan melenting jatuh masuk di belakang garis gawang, masuk. Gol ini merupakan yang kedelapan lahir dari kaki Messi dan menempatkannya untuk sementara sebagai top scorer.
Mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2, para pemain Argentina praktis mengurung daerah pertahanan Mesir. Mohamad Salah berusaha mencuri kesempatan dengan memanfaatkan bola lambung dan adu ‘sprint’ dengan pemain Argentina namun gagal karena lebih banyak pemain Mesir mempertahankan gawangnya.
Petaka menimpa Mesir pada menit ke-90+3 ketika E.Fernandes menanduk bola ke arah kiri jala Mesir dan penjaga gawang Mustafa Sobheir tidak beraksi sama sekali karena menyangka bola tidak menggetarkan jalanya.
Pertandingan antara Swiss melawan Kolombia di Stadion BC Place Vancouver AS berlangsung imbang, kacamata. Drama adu penalti pun tidak terhindarkan setelah kedua tim tidak mampu menghasilkan gol pada tambahan waktu 2×45 menit.
Dua petendang Swiss, G.Xhaka dan Z.Amdouni berhasil menggetarkan jala Kolombia, sementara petendang pertama Kolombia, J.Quintero yang berhasil menciptakan gol, petendang kedua, D,Sanchez, justru gagal. Petendang ketiga Swiss, M.Akanji gagal, namun petendang keempat dan kelima C.Itten dan R.Vargas sukses nenciptakan gol, kedudukan 4-2. Petendang ketiga Kolombia J.Campaz sukses menghasilkan gol, namun petendang keempat C.Hernandez gagal melahirkan gol, kedudukan 4-3 untuk Swiss. Petendang terakhir Kolombia L.Diaz justru gagal menghasilkan gol, sehingga kedudukan akhir 4-3 tidak berubah.

br
br






br





