Bersama Pengurus PGRI Sulsel, PB PGRI Audiensi Bersama Pemkab Sidrap

Sidrap, NusantaraInsight — Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia atau PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. bersama pengurus PB PGRI di antaranya, Wijaya, M.Pd dan Dra. Dian Mahsunah, M.Pd melakukan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu Malam (1/7/2026).

Rombongan PB PGRI dan Pengurus PGRI Sulsel diterima langsung oleh Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif didampingi oleh Wakil Bupati Sidrap Nur Kana’ah.

Audiensi ini, selain ramah tamah untuk acara Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulsel juga sekaligus menyampaikan program “Go Public Fund Education Campaign” bertema Pemenuhan Akses Terhadap Pendidikan Bermutu Untuk Semua yang akan disosialisasikan pada Seminar Pendidikan Nasional pada Kamis (2/7/2026).

Pada audiensi ini, PB PGRI juga menghadiri gala dinner bersama jajaran pengurus PGRI Sulsel, di antaranya Ketua PGRI Sulsel Prof. Hasnawi Haris, Sekretaris Umum PGRI Sulsel Dr. Abdi, Wakil Ketua PGRI Sulsel Prof. Muhlis Madani dan Dr. Andi Ibrahim, serta para pengurus PGRI Sulsel. Hadir pula pengurus PGRI, 24 kabupaten dan kota se-Sulsel serta Ketua PGRI Sulbar dan juga beberapa wakil ketua.

BACA JUGA:  Di Palopo, Prof Unifah Berpesan Agar Guru Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Dalam sambutannya Prof. Unifah Rosyidi menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas penyambutan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap rombongan PB PGRI, pengurus PGRI Sulsel, serta para guru dari berbagai kabupaten/kota.

Ia mengaku merasa sangat tersanjung dengan penerimaan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap.

“Saya merasa sangat tersanjung dan sangat diterima oleh Bapak Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati sangat keren menerima para pengurus PGRI dan anggota PGRI. Sebanyak 65 ribu guru se-Sulsel merasa amat diterima,” ujar Unifah.

Menurutnya, sejak pertama kali tiba di Sidrap, dirinya merasakan penyambutan yang terbuka, hangat, dan menyentuh hati.

Unifah bahkan secara khusus menyebut keramahan tuan rumah yang membuatnya merasa berada di daerah yang sangat dekat dengan para guru.

“Sejak pertama kali tiba di Sidrap, penerimaan Bupati sangat terbuka dan menyentuh hati,” pungkasnya.

Terpisah, Wijaya, M.Pd menyinggung tentang “Go Public Fund Education Campaign” bertema Pemenuhan Akses Terhadap Pendidikan Bermutu Untuk Semua.

BACA JUGA:  Kunjungi Sulsel 4–7 Mei 2026, Ketum PB PGRI Unifah Rosyid Siap Isi Seminar Nasional di Lutim

Ia menyebutkan bahwa spending mandatori 20 persen untuk anggaran pendidikan itu tidak boleh diganggu gugat.

Ia juga menjelaskan bahwa campaign ini mendesak pemerintah agar menginvestasikan lebih banyak dana publik ke sektor pendidikan. Kampanye ini memastikan pendidikan tetap menjadi hak asasi manusia yang setara, gratis, dan berkualitas untuk semua kalangan, sekaligus menolak privatisasi pendidikan.