Sejumlah Cabang Seni akan Dilombakan, ini Jadwalnya

Sidrap, NusantaraInsight — Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 memasuki tahapan perlombaan setelah resmi dibuka di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026).

Sejumlah cabang seni dijadwalkan mulai dipertandingkan pada Jumat (3/7/2026) hingga Sabtu (4/7/2026) di beberapa lokasi di Kabupaten Sidrap.

Koordinator Seni Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Yosia Timbonga, SS, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan lomba telah rampung dan panitia siap menyambut para peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

“Kami telah menyiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan lomba. Setiap cabang seni akan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar seluruh peserta dapat berkompetisi dengan baik dan sportif,” ujar Yosia kepada media usai pembukaan Porsenijar di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap, Kamis malam (2/7/2026).

Menurutnya, pada hari pertama perlombaan, Jumat (3/7/2026), akan dipertandingkan lima cabang seni.

Lomba Paduan Suara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai di Aula Saromase. Pada waktu yang sama, Lomba Mendongeng digelar mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA di Gedung Mogan, sementara Lomba Melukis juga dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

BACA JUGA:  Seandainya Aku Bisa Terbang

Memasuki malam hari, suasana kompetisi akan berlanjut melalui Lomba Tari Kreasi yang dimulai pukul 19.00 WITA di Pelataran Masjid Agung Sidrap. Selanjutnya, Lomba Stand Up Comedy digelar mulai pukul 19.30 WITA di Gedung Mogan.

Sementara itu, pada Sabtu (4/7/2026), panitia menjadwalkan Lomba Pengucapan Ikrar Guru mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai di Gedung Perpustakaan Daerah Sidrap.

Pada malam harinya, dua cabang seni kembali diperlombakan, yakni Tari Tunggal yang berlangsung mulai pukul 19.00 WITA di Pelataran Masjid Agung Sidrap serta Lomba Nyanyi Solo Putri yang digelar pada waktu yang sama di Gedung Mogan.

Yosia mengatakan seluruh cabang seni menjadi wadah bagi para guru untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan ekspresi seni di luar aktivitas mereka sebagai pendidik.

“Porsenijar bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, mempererat persaudaraan antarguru, sekaligus memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menunjukkan potensi seni yang dimiliki,” katanya.

Porsenijar PGRI Sulsel 2026 diikuti ribuan guru dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Selain mempertandingkan cabang olahraga dan pembelajaran, berbagai perlombaan seni menjadi salah satu daya tarik utama yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.***