Sidrap, NusantaraInsight — Ketua PGRI Kota Palopo, Drs Basman SH MH menghadiri Rapat Koordinasi Porsenijar PGRI 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu siang, 16 Mei 2026.
Rapat koordinasi berlangsung di Balai Saromase, Kompleks SKPD Pemkab Sidrap, dan diikuti sejumlah perwakilan daerah peserta Porsenijar PGRI 2026.
Di sela kegiatan rakor, rombongan PGRI Kota Palopo juga melakukan peninjauan lokasi pemondokan yang akan ditempati kontingen Palopo selama pelaksanaan Porsenijar pada 2–6 Juli 2026 mendatang.
Basman mengatakan pihaknya merasa puas dengan fasilitas pemondokan yang telah disiapkan panitia lokal.
Menurutnya, lokasi penginapan dinilai memadai dan mendukung kebutuhan kontingen selama berada di Sidrap.
“Pemondokan yang disiapkan sangat memadai. Bahkan untuk urusan konsumsi kami tidak perlu repot membawa perlengkapan memasak karena rumah yang akan ditempati sudah tersedia alat dan perlengkapan memasak,” ujarnya kepada media.
Ia juga mengaku terkesan dengan keramahan warga yang rumahnya akan ditempati oleh rombongan PGRI Kota Palopo.
“Kalau kami melihat keramahan warga di lokasi pemondokan, mereka sangat bersahabat dan bergembira dengan kehadiran kami. Lokasinya bagus dan orang-orangnya ramah,” katanya.
Basman turut menyampaikan apresiasi kepada panitia lokal Porsenijar PGRI 2026 yang telah menyiapkan fasilitas pemondokan dengan akses yang dinilai strategis menuju lokasi pertandingan.
“Tim Porsenijar PGRI Palopo mengucapkan terima kasih kepada panitia lokal yang telah menyediakan pemondokan yang nyaman dan mudah dijangkau ke lokasi pertandingan,” tambahnya.
Rombongan PGRI Kota Palopo yang hadir dalam rakor sekaligus meninjau pemondokan terdiri dari Drs Basman SH MH selaku ketua, Agustan SPd MPd (sekretaris), Ahmad Dais SPd SD (ketua panitia Porsenijar), Fitriani Baso SPd MPd (wakil bendahara panitia), Salma Hamid SPd (koordinator seni pembelajaran dan MTQ), serta Afdal SPd SD (koordinator seksi transportasi dan akomodasi).
Sementara itu, menghadapi Porsenijar PGRI 2026, PGRI Kota Palopo memasang target meraih medali emas setelah pada ajang Porseni 2023 di Kabupaten Soppeng hanya membawa pulang dua medali perunggu.
Basman menegaskan persiapan kontingen dilakukan secara serius, mulai dari pembinaan atlet hingga dukungan moril bagi peserta.
Ia menyebut keterwakilan kontingen Palopo melibatkan seluruh jenjang pendidikan mulai SD, SMP, SMA hingga SMK. **













