Religi  

Bahas Basmalah, Komunitas AQLC Gelar Kajian Al-Qur’an dan Tasawuf

Aqlc
Ket. Kiri ke kanan: Anwar Nasyaruddin, Syahril Ramli Rani, Prof. Mardi Adi Armin, Rahman Rumaday dan M. Amir Jaya.

Makassar, NusantaraInsight – Komunitas Al Qur’an Lovers Community (AQLC) membuka program kajian Al-Qur’an dan tasawuf pada Kamis, 14 Mei 2026, di Lt. 18 Brenstville, Makassar.

Kegiatan ini dihadiri Dewan Pembina dan pengurus inti Ikatan Penulis Muslim Indonesia (IPMI), di antaranya: Prof. Dr. Mardi Adi Armin, Muhammad Amir Jaya, Rahman Rumaday, Anwar Nasyaruddin, dan Syahril Ramli Rani.

Acara dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Prof. Dr. Mardi Adi Armin, yang membawakan Surah Al-Fatihah dan sebagian Al-Baqarah sampai ayat sembilan.

Muhammad Amir Jaya selaku Ketua IPMI tampil sebagai pembicara utama pada sesi awal. Diskusi berlangsung akrab dan interaktif; peserta diberi kesempatan menyampaikan pendapat dan pertanyaan, sehingga dialog berjalan hidup.

“Tema pembahasan awal fokus pada lafaz “Basmalah” dan maknanya dalam perspektif Al-Qur’an serta tasawuf,” ungkap Amir Jaya kepada media, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, pembahasan mengenai basmalah berlangsung intens dan memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam, sehingga acara ditutup seusai salat Ashar.

“Kami berencana kajian ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan dan terbuka untuk umum, khususnya bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu Al-Qur’an dan tasawuf,” tambah Amir Jaya yang dikenal juga sebagai Presiden Forum Sastra Indonesia Timur (Fosait).

BACA JUGA:  BAZNAS Tetapkan Zakat Fitrah Tahun 2024, Begini Besarannya

“Insyah Allah, kami akan rutin melakukan kajian seperti ini dengan tema berbeda dan format yang sama, yaitu mendengarkan pendapat dari masing-masing peserta diskusi. Untuk mengetahui aspek atau sudut pandang masing-masing yang diketahui terhadap tema yang didiskusikan,” pungkasnya.