NusantaraInsight, Sungguminasa– Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau yang lebih dikenal luas dengan sebutan jembatan timbang Pallangga dan Somba Opu, kabupaten Gowa lakukan donor darah ke PMI di satuan pelayanan Pallangga.
Satpel (satuan pelayanan) yang kini milik Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulsel Direktorat Jenderal Perhubungan Darat setelah diambil alih dari Dishub Pemprov Sulsel sejak 2017 ini mewajibkan setiap stafnya yang memenuhi persyaratan untuk ikut mendonorkan darah. Kamis, (16/4).
Pengawas Satpel UPPKB Pallangga, Ahmad Yani mengatakan personilnya sebanyak 37 orang ditambah UPPKB Somba Opu 27 orang diharapkan semuanya memenuhi persyaratan agar target terpenuhi. ” Sesuai arahan Pimpinan (Kepala BPTD-red) untuk meningkatkan kepekaan sosial bagi ASN, kami juga telah berkordinasi ke Kodim, Polres, dan Dishub kabupaten Gowa untuk ikut berpartisipasi dikegiatan ini”. Jelasnya.
Senada dengan Pengawas Satpel UPPKB Somba Opu, Bahar Simbo menambahkan pihaknya mengharapkan kegiatan ini terus berlanjut agar ASN maupun masyarakat sadar akan pentingnya setetes darah untuk orang yang membutuhkan.
Petugas PMI dr.Nur Fadhilla Syam saat memeriksa calon donatur mengatakan pentingnya donor darah bagi kesehatan karena mencegah resiko penyakit. “Saya juga mengajak kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini selain untuk kepedulian sosial juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, mencegah stroke dan membakar kalori bagi donatur”. Tutupnya.
Untuk diketahui, aplikasi ‘SIMBO’ (sistem informasi mobil barang online) yang diambil dari Akronim Wassatpel Somba Opu yang diciptakan stafnya kini dilirik Ditjenhubdat untuk dipakai diseluruh Indonesia karena berhasil menyempurnakan kekurangan aplikasi yang dipakai selama ini, hanya saja pihaknya akan mengenalkan resmi aplikasi ini jika HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) telah resmi diterbitkan. (ADM).













