Takalar | NusantaraInsight – “Mall Digital”, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa digitalisasi di seluruh sektor merupakan pilihan strategis untuk mendorong percepatan kemajuan Kabupaten Takalar.
Pasca peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Takalar, Bupati Takalar Daeng Manye menerima audiensi dari sejumlah penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).
Pertemuan yang dihadiri oleh Kamaruddin Azis Dg Nuntung, ST, MM (Praktisi LSM dan Media) serta Syamsu Salewangang Dg Gajang, ST, M.Si (Praktisi LSM dan Akademisi) ini menjadi momen bagi Bupati untuk menyampaikan sejumlah poin strategis terkait arah pembangunan daerah ke depan.
Dalam kesempatannya berbicara, Transformasi digital akan diterapkan pada berbagai bidang, mulai dari pelayanan publik, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pendidikan, hingga sektor perikanan.
“Seluruh layanan tersebut nantinya akan terkonsolidasi dalam sebuah konsep Mall Digital, yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan secara terintegrasi tanpa harus hadir di satu gedung fisik seperti konsep mall pelayanan terpadu di daerah lain,” jelas Bupati.
Lebih lanjut, di bidang kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat sinergi dengan lembaga adat di empat eks wilayah karaengang, yakni Polong Bangkeng, Galesong, Sanrobone, dan Laikang.
“Pemkab Takalar juga terus mengupayakan pengusulan I Maninrori Kare Tojeng Karaeng Galesong sebagai Pahlawan Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai sejarah dan perjuangan tokoh daerah,” tambahnya.
Untuk mendukung aktivitas seni dan budaya tradisional, pemerintah daerah juga telah menyediakan fasilitas pentas, baik yang bersifat indoor di Kantor Bupati Takalar maupun outdoor di alun-alun kota. Fasilitas tersebut dirancang agar dapat diakses dengan mudah oleh para pelaku seni di daerah tersebut.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut Bupati Daeng Manye juga menekankan pentingnya kehadiran kawasan industri sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Takalar. Menurutnya, investasi di kawasan industri sangat menjanjikan karena investor akan mendapatkan jaminan ketersediaan kebutuhan dasar seperti air, listrik, dan sistem pengolahan limbah yang memadai.












