News  

Pemkot Makassar Siapkan Badan Wakaf, Appi Pastikan Kepastian Hukum Masjid

NusantaraInsight, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat tali silaturahmi, membangun ukhuwah, serta menebar kepedulian sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar, di Masjid Besar Al-Muamalah, Jalan Kejayaan Utara, Perumahan Bumi Tamalanrea Permai, Kecamatan Tamalanrea, Senin (2/3/2026) malam.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun kota.

Ini bagian dari Safari Ramadan yang kami selenggarakan untuk bisa bersilaturahmi dengan masyarakat, membangun ukhuwah.

Apa yang dilakukan pemerintah, sehebat apa pun, kalau tidak ada dukungan dan kerja sama dari masyarakat tentu tidak akan ada gunanya.

Ia menegaskan, hubungan timbal balik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama pembangunan.

Program-program yang dijalankan pemerintah, kata dia, pada hakikatnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Karena itu dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan sinergi untuk bersama-sama membangun kota ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dosen UIN Alauddin: Penolakan Kapolri soal Polri di Bawah Kementerian Dinilai Sejalan dengan Konstitusi

Lebih lanjut, orang nomor satu Kota Makassar itu menekankan, pentingnya memaknai masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi sebagai pusat interaksi sosial dan penyelesaian persoalan masyarakat.

“Kita ingin masjid ini bukan hanya tempat menunaikan salat lima waktu, tapi menjadi ruang membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan sosial,” katanya.

“Serta membina generasi Qurani dan generasi Islami yang menjadi fondasi generasi emas Indonesia 2045,” lanjutanya.

Munafri mengungkapkan, selama Ramadan dirinya bersama jajaran SKPD aktif berkeliling sejak Subuh untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

Selain salat berjamaah, rombongan juga menghadiri kegiatan buka puasa bersama di berbagai titik.

“Ramadan memiliki dinamika aktivitas yang berbeda dari hari biasa, sehingga diperlukan pengawasan dan komunikasi yang lebih intens agar situasi tetap kondusif,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Appi pun mengapresiasi peran pengurus yayasan dan tokoh masyarakat yang turut membangun dan memakmurkan masjid secara kolaboratif. Bahkan memastikan alas hak rumah ibadah terjamin.

Ditegaskan, Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen memastikan hak-hak masjid, termasuk kepastian hukum atas aset dan lahan tempat ibadah.

BACA JUGA:  Toko Refill Bulukumba Kurangi Sampah Sachet 21 Ribu Kemasan

“Untuk itu, tahun ini pemerintah berencana membentuk Badan Wakaf Kota guna memastikan seluruh rumah ibadah memiliki kepastian hukum,” tutup Appi.