Wali Kota Makassar Rombak 13 Camat

NusantaraInsight, Makassar — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan perombakan organisasi perangkat daerah, setelah resmi melantik 109 pejabat baru pada hari Jumat (6/2/2026) di Tribun Lapangan Karebosi Makassar.

​Perombakan ini juga menyasar 13 posisi Camat yang kini diisi oleh wajah baru dan juga melalui skema rotasi.

​Wali Kota Munafri dalam sambutannya menekankan bahwa mutasi ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan upaya akselerasi program kerja pemerintah kota.

​”Pelantikan ini adalah bagian dari evaluasi kinerja dan penyegaran organisasi. Saya berharap para camat yang baru dilantik segera turun ke lapangan, mendengar aspirasi warga, dan memastikan program strategis kita berjalan hingga ke tingkat lorong,” tegas Appi di hadapan para pejabat yang dilantik.

​Daftar Lengkap Camat Baru Kota Makassar 2026

​Berikut adalah nama-nama pejabat yang dipercaya menduduki kursi Camat di berbagai wilayah di Makassar:

Camat Biringkanaya: Muharuddin, S.Sos., M.M.

Camat Bontoala: Fataullah, AP., M.Si.

Camat Makassar: Tri Sugiarto, S.STP., M.A.P.

Camat Mamajang: M. Rizal, ZR, S.STP.

BACA JUGA:  MK Perintahkan PSU Pilkada Palopo, Trisal Tahir Diskualifikasi

Camat Ujung Pandang: Nanin Sugiar, AP.

Camat Tallo: Andi Husni, S.STP., M.Si.

Camat Manggala: Ahmad, S.Sos.

Camat Mariso: Andi Syahrir, S.E.

Camat Panakkukang: Syahril, S.STP.

Camat Rappocini: Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP.

Camat Tamalanrea: Andi Patihroi, S.H., M.H.

Camat Tamalate: Muhammad Aril Syahbani KH, S.I.P.

Camat Ujung Tanah: Andi Unru, S.STP., S.AP., M.A.P.

​Sementara itu, Andi Asdhar tetap dipertahankan pada posisinya sebagai Camat Kepulauan Sangkarrang.

​Selain posisi Camat, pelantikan ini juga mencakup sejumlah jabatan eselon III lainnya, termasuk Sekretaris Dinas (Sekdis) dan Kepala Bidang (Kabid). Sebagian besar camat lama yang diganti kini mendapatkan penugasan baru di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sektor administrasi dan teknis.

​Pelantikan ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi pelayanan publik di Makassar, terutama dalam menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks di tahun 2026.(*)