NusantaraInsight, Makassar — Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperkuat komitmen internasionalisasi prodi sejalan dengan visi universitas.
Salah satu wujud nyata langkah tersebut adalah dengan menghadirkan pakar komunikasi internasional dalam kegiatan kuliah tamu dan review kurikulum, Jumat, 19 September 2025, di Minihall FISIP Lantai 5 Gedung Menara Iqra Unismuh Makassar.
Pada kesempatan ini, Prodi Ilmu Komunikasi mendatangkan Dr. Hassan Mohammad Issa, dosen tetap di Department of Communication Science Muslim University of Morogoro, Tanzania. Kehadirannya tidak hanya untuk berbagi wawasan tentang “Media dan PR di Era Digital”, tetapi juga mempererat hubungan akademik lintas negara.
Dr. Hassan menekankan bahwa komunikasi sejak awal sejarah Islam telah menjadi kunci penyebaran nilai-nilai peradaban. Dia menambahkan, di era digital, penguasaan informasi dan kemampuan memanfaatkan media secara kreatif menjadi faktor penting untuk membangun daya saing global.
Kegiatan ini dirangkaikan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FISIP Unismuh Makassar dan Muslim University of Morogoro. Penandatanganan ini diharapkan menjadi pintu masuk kerja sama internasional, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun pertukaran mahasiswa dan dosen.
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Andi Luhur Prianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Dr. Hassan sekaligus optimisme terhadap tindak lanjut kerja sama. “Kesepakatan ini menjadi langkah penting untuk membuka ruang kolaborasi internasional yang lebih luas, demi mewujudkan visi internasionalisasi universitas,” ungkapnya.
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar, Dr. Syukri, menjelaskan bahwa agenda kuliah tamu internasional ini merupakan bagian dari upaya rutin prodi dalam menjaga mutu kurikulum sekaligus memberi wawasan global kepada mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu berdaya saing di level internasional dengan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Langkah strategis ini sekaligus menegaskan posisi Prodi Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar yang terus tumbuh sejak berdiri pada 2015.
Jumlah mahasiswa baru tahun 2025 yang mencapai 72 orang pada gelombang pertama, serta dosen-dosen yang tengah menyelesaikan studi doktoral, prodi ini semakin siap menjadi pusat pengembangan media dan PR digital yang inovatif, berdaya saing global, dan bernilai Islami. ***












