Sosialisasi Aquaponik Kreatif, Mahasiswa KKN Unhas Ubah Ember Bekas Jadi Media Budidaya Ikan dan Sayur

NusantaraInsight, Sidrap — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Pengembangan Desa Gelombang 114 Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan kontribusi nyata melalui program kerja individu bertajuk “Sosialisasi Pembuatan Aquaponik dari ember bekas” yang dilaksanakan di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Sabtu 26 Juli 2025

Program ini digagas oleh Magfirah Alwi, mahasiswi Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, ungkapnya kepada NusantaraInsight.com, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan berfokus pada pemanfaatan Ember Bekas sebagai sarana budidaya ikan yang ekonomis dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 14.00 dan di ikuti oleh sejumlah ibu rumah tangga dan ibu PKK Desa Lagading, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN Unhas yang bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga melalui pemanfaatan barang bekas menjadi sarana produktif.

Inovasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, khususnya dalam budidaya ikan nila secara sederhana, hemat biaya, ramah lingkungan, dan memiliki potensi sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sambutan oleh kepala desa Lagading.

BACA JUGA:  Peringati HGN 2024, Anjangsana ke Rumah Purnabakti Guru/Staf SMKN 3 Makassar

Selanjutnya, dilaksanakan sesi penyampaian materi mengenai konsep dasar budidaya ikan nila, manfaat dari pemanfaatan ember bekas, serta teknik perawatan ikan yang baik.

Setelah itu, para peserta, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga dan ibu PKK, mengikuti praktik langsung pembuatan media budidaya ikan nila menggunakan ember bekas yang telah disiapkan.

Selama proses pelaksanaan, peserta menunjukkan partisipasi aktif dengan mengajukan pertanyaan, berdiskusi, serta terlibat dalam setiap tahapan pembuatan.

Antusiasme ini menunjukkan adanya minat yang tinggi dari masyarakat untuk memanfaatkan inovasi sederhana yang diperkenalkan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan ibu rumah tangga di Desa Lagading dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha kecil berbasis perikanan, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, serta mengoptimalkan pemanfaatan barang bekas demi terciptanya lingkungan yang bersih dan produktif.