Sport  

Piala Asia U-17: Terlalu Perkasa, Korea Utara 6, Indonesia 0

U-17
Indonesia U-17 vs Korut U-17

Nusantarainsight, Jeddah — Tim nasional U-17 Korea Utara terlalu perkasa bagi timnas Indonesia. Terbukti, tim asuhan pelatih Oh Thae Song tersebut menang telak atas Indonesia 6-0 dalam pertandingan perempat final Piala Asia U-17 di Stadion King Abdullah Sports City Hall, Jeddah, Senin (14/4/2025) petang waktu setempat dan malam hari waktu Indonesia. Hasil ini mengantar Korea Utara di semifinal akan bertemu Uzbekistan yang menang 3-1 atas Uni Emirat Arab.

Dipimpin wasit asal Iran, Morteza Mansourian yang ringan mencabut kartu, Korea Utara sudah unggul 2-0 atas Indonesia di babak pertama. Kemenangan ini tidak mengherankan karena Korea Utara sudah dua kali meraih juara Piala Asia, yakni pada tahun 2010 dan 2014. Sementara pada tahun 2004 dan 2006 sebagai runner up.

Korea Utara langsung menekan pertahanan Indonesia begitu pluit pertandingan ditiup wasit Morteza Mansourian. Serangan kilat Korea Utara ini sempat merepotkan perahanan belakang Indonesia. Pada menit ke-7, Pak Kwang song berhasil melepaskan tendangan pojok di sebelah kiri wilayah pertahanan Indonesia. Bola lambung yang tidak terkawal oleh pemain belakang Indonesia disambar dengan kaki kanan oleh Choe Song hun yang bernomor punggung 5, berhasil menggetarkan jala Indonesia yang dikawal Dafa Al Gasemi Setiawan, 1-0.

BACA JUGA:  Jojo Tantang Anthony Ginting di Final All England 2024

Para pemain Korea Utara terus menekan pertahanan Indonesia dengan umpan-umpan pendek yang akurat. Para pemain Indonesia malah lebih banyak kehilangan bola. Satu serangan dari sisi kiri pertahanan Indonesia kembali mengarah ke daerah pertahanan Indonesia. Penyerang Korea Utara bernomor 10, Kim Yu Jin, berhasil melepaskan tendangan keras dan kembali menggetarkan jala Dafa kedua kalinya, 2-0.

Pada babak pertama ini, wasit Mansorian mengeluarkan satu kertu kuning kepada pemain Korea Utara, Khong Song. Meskipun serangan pemain Korea Utara terus mengarah ke daerah pertahanan Indonesia, namun para pemain asuhan pelatih Nova Arianto ini mampu gawang Dafa tidak bergetar lagi menjelang akhir babak pertama.

Pada babak kedua, Korea Utara tidak mengendurkan serangannya ke wilayah pertahanan Indonesia. Pada pihak lain, para pemain Indonesia cukup sulit keluar dari tekanan pemain lawan. Terbukti, tim dari negara pimpinan Kim Jong-un ini menambah 4 gol pada babak kedua, di antaranya gol ketiga pada menit ke-50 oleh Ri Kyong Bong, melalui penalti pada menit ke-60 oleh Kim Tae Guk. Pada menit ke-61 Korea Utara membuat kedudukan menjadi 5-0 melalui Ri Kang-Rim dan pada menit ke-77 Korea Utara menggenapkan kemenangan menjadi 6-0 lewat kaki Pak Ju-won.

BACA JUGA:  Spanyol Tantang Prancis di Semifinal, Jerman dan Portugal Tersingkir

Meskipun Indonesia gagal ke semifinal Piala Asia U-17, namun tetap lolos ke Piala Dunia U-17 yang dilaksanakan di Qatar, 3 s.d. 27 November 2025. Sebanyak 48 tim yang dibagi ke dalam 4 turnamen mini masing-masing berisi 12 tim. Setiap turnamen mini dibagi ke dalam 3 grup yang berisi 4 tim.

Dari AFC (Asia), tim yang lolos, selain tuan rumah Qatar, juga Arab Saudi, Uzbekistan, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, dan Tajikistan. Indonesia menjadi satu-satunya wakil negara ASEAN yang lolos ke Piala Dunia U-17 tahun 2025.

Jepang Tersingkir

Dalam dua pertandingan sebelumnya Senin (14/4/2025) dini hari di Stadion Okadh Sports Club, Taif, Arab Saudi, tuan rumah Arab Saudi menang 3-2 melalui drama penalti atas Jepang, setelah bermain imbang 2-2 dalam waktu normal.

Jepang lebih dulu menciptakan gol pada menit ke-9 lewat titik penalti yang dialgojoi Taiga Seguchi, dan Arab Saudi berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-19, juga dari titik putih, melalui Abu Baker Saeed. Kemudian unggul 2-1 melalui Sabri Dahal pada menit ke-37. Namun Hiroto Asada pada menit ke-72 berhasil mengantar Jepang mampu menyamakan kedudukan menajdi 2-2.