Makassar, NusantaraInsight — Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Sulawesi Selatan, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum melakukan sharing knowledge atau studi banding terkait tata kelola kearsipan di Gedung Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (7/10/2026).
Rombongan BP2JK ini, diterima oleh Kepala Bidang Kearsipan DispusArsip Sulsel Dr. H. Basri, S.Pd.,M.Pd mewakili Kepala Dinas didampingi oleh Kepala UPT Jasa Kearsipan Hj. Musta’ana, S.Ksi, M.M dan para Arsiparis.
Menurut Dr. Basri yang juga Ketua Umum PW Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Sulsel, langkah ini diambil sebagai bentuk upaya peningkatan mutu tata kelola administrasi, tertib arsip, serta percepatan digitalisasi dokumen di lingkungan BP2JK Wilayah Sulawesi Selatan. Pihak BP2JK memandang perlu adanya akselerasi kapasitas SDM kearsipan melalui proses pembelajaran dari instansi yang memiliki tata kelola kearsipan yang baku dan berstandar nasional.
Ia juga menyampaikan bahwa fokus pembahasan dan materi dalam kunjungan studi banding ini meliputi:
– Manajemen Tata Kelola Arsip Dinamis Aktif dan Inaktif
- Implementasi Digitalisasi / E-Arsip
– Praktik Terbaik Penyimpanan Depot dan Pemeliharaan Dokumen Fisik
“Apalagi tata kelola kearsipan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pusat rujukan praktis terbaik di wilayah Sulsel dengan fasilitas depot, restorasi, serta sistem digitalisasi yang komprehensif,” terangnya.
“Kami berharap dapat memperkuat sinergi antarinstansi dalam menciptakan sistem kearsipan yang modern dan akuntabel, sesuai UU nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan,” tutupnya.












