“Jadi masyarakat yang berakhlak itulah masyarakat madani. Masyarakat yang tidak berakhlak itulah masyarakat jahiliyah. Masyarakat yang buang sampah pada tempatnya, itulah masyarakat madani. Masyarakat yang buang sampah sembarangan itulah masyarakat jahiliyah. Masyarakat yang tertib berlalu lintas, itulah masyarakat madani. Masyarakat yang tidak tertib berlalu lintas itulah masyarakat jahiliyah,” tutur Ustadz Ujas.
Ustad Ujas yang sehari-hari dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, menyebut empat ciri masyarakat madani.
Pertama adalah lingkungannya bersih. Ciri masyarakat madani yang kedua yaitu lingkungannya teratur. Ciri masyarakat madani yang ketiga adalah menghargai perbedaan.
“Ciri masyarakat madani yang keempat adalah masyarakatnya menjalankan tugas amar ma’ruf nahi munkar. Amar ma’ruf artinya mengajak kepada kebaikan. Nahi munkar artinya mencegah kemungkaran,” kata Ustadz Ujas.












