Religi  

Pangkep Jadi Pusat Kajian Islam, ini Alasannya ?

BAZNAS Pangkep
Kh.Achmad Sudrajat (Bidang Koordinasi Nasional) dan H.Rizaludin Kurniawan (Bidang Pengumpulan) melakukan peletakan batu pertama BAZNAS Institute

Makna kebersihan dari zakat, karena harta yang diperoleh seseorang, terlebih dahulu disucikan lewat dikeluarkannya zakat. Itu sudah termasuk mensucikan hatinya.

Mengapa? Ya, karena didalamnya ada doa yang bisa memberi ketentraman hati. Disitu pula Allah mengetahui apa yang orang itu keluarkan. Sebaliknya, jika orang tersebut tidak mengeluarkan zakatnya, maka resikonya dia memakan harta yang tidak bersih, dia makan harta yang bukan haknya.

Sedangkan makna pertumbuhan, atau perkembangan yakni, apa yang dikeluarkan akan naik ke atas melaporkan kepada Allah sebagai rasa kesyukuran dan kenikmatan. Dan, Allah mengatakan, turunlah bersama saudara saudaramu yang lebih banyak. Begitu pula makna kebaikan dan dan makna berkah.

Menyinggung BAZNAS Institute yang dibangun di atas lahan wakaf H.Thamrin, Wakil Sekjen MUI Pusat (2010-2015) ini mengakui, doanya Nabiyollah Ibrahim AS, dan Nabiyollah Ismail AS telah sampai dalam diri putera Pangkep yang juga alumni Universitas Muslim Indonsia (UMI) Makassar tersebut.

“Jadi Pak H Thamrin ini telah membuat landasan yang kokoh, seperti landasan disaat Nabiyollah Ibrahim dan Nabiyollah Ismail mendirikan Ka’bah. Di sela sela pendirian Ka’bah, ada doa. Nantinya, Allah mengutus seorang rasul. Dan, dapat dibayangkan, baru dikabulkan Allah sekitaran tahun 571-an Sebelm Masehi. Nah, seperti di Pangkep ini pula Pak Thamrin berdoa paling tidak beberapa tahun silam. Dan, buktinya, saat ini dilakukan peletakan batu pertama untuk BAZNAS Institute,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ujas Sebut Orang Sakit Bisa Bahagia, ini Caranya

Di bagian lain, Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat (2015-2020) ini mengemukakan, mengingat tanah wakaf dari H.Thamrin luas, maka selain pesantren, juga dibangun Rumah Sehat Baznas (RSB).

“Jadi nantinya, Rumah Sehat BAZNAS ini dijadikan sebagai pusat kesehatan bagi masyarakat Pangkep secara gratis. Dengan demikin, maka di atas lahan ini, terdapat tiga komponen sekaligus. Yaitu, Pangkep menjadi pusat pendidikan bagi kader kader BAZNAS, pusat kajian Al-Qur’an, sekaligus pusat kesehatan,” ujarnya, seraya menambahkan, ketiga komponen itu telah dikembangkan di Jawa Tengah.

Sebelumnya, Bupati Pangkep diwakili Sekda, Hj.Suriani A,SE mengharapkan, kehadiran BAZNAS Institute nantinya menambah suasana religus di kabupaten tiga dimensi (daratan, pegunungan dan kepulauan) tersebut.

“Pemkab Pangkep tidak tinggal diam dalam pembangunan BAZNAS Institute ini. Kami segera memberikan laporan kepada bapak Bupati,” ujarnya.