Konkerkab I PGRI Luwu, PGRI Sulsel Ingatkan Pentingnya Solidaritas 

NusantaraInsight, Belopa — Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan, Nursalam, S.Pd., M.Pd., menyoroti semakin kompleksnya tantangan profesi guru dalam Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kabupaten Luwu Tahun 2026.

Kegiatan ini dirangkaikan pengukuhan pengurus PGRI Kabupaten Luwu 2025-2030 berlangsung di Ruang Pola Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Sabtu (25/4/2026).

Pada sambutannya, Nursalam yang mewakili Ketua PGRI Sulsel menegaskan bahwa guru dituntut untuk mampu beradaptasi dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam menjalankan tugas profesionalnya.

“Tantangan profesi guru ke depan semakin kompleks. Karena itu, guru harus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, orang tua siswa, hingga aparat penegak hukum,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran PGRI dalam mendukung visi dan misi kepala daerah, khususnya di sektor pendidikan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, Nursalam mengingatkan seluruh anggota PGRI agar senantiasa menjaga marwah organisasi dan menjunjung tinggi prinsip kolektif kolegial dalam setiap pengambilan keputusan.

“Solidaritas harus terus dipelihara, termasuk kedisiplinan dalam membayar iuran dan kepatuhan terhadap AD/ART organisasi,” tegasnya.

BACA JUGA:  PGRI Sulsel Hadiri Rapat Konsolidasi dengan BBGTK Sulsel

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Luwu, Sukiman Sitma, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar pengurus untuk memperkuat profesionalisme dan kesejahteraan guru.

“Melalui Konkerkab I ini, kami berharap lahir program kerja strategis yang mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan serta meningkatkan kesejahteraan guru di Kabupaten Luwu,” ungkapnya.

Ia juga menyebut forum ini sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menyatukan visi para pendidik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Sawerigading.

Di sisi lain, Bupati Luwu, H. Patahudding, menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul.

“Guru adalah kunci dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Karena itu, kami berharap PGRI mampu merumuskan program kerja yang inovatif dan selaras dengan visi pembangunan daerah,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Luwu berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik dan penyediaan sarana prasarana.

Konkerkab I PGRI Luwu ini dihadiri sekitar 400 peserta dari seluruh cabang se-Kabupaten Luwu, serta unsur Forkopimda, jajaran Dinas Pendidikan, dan para pengurus PGRI.
Dalam forum tersebut, peserta juga menyatakan kesiapan PGRI Kabupaten Luwu untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Sulawesi Selatan tahun 2028.