Bersama Disdik, PGRI Luwu Timur Bahas Program Pendidikan 2026–2027

NusantaraInsight, Malili — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur untuk membahas arah program pengembangan pendidikan tahun 2026 dan 2027.

Audiensi tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K., S.Pd., M.Si, Kamis 23 April 2026.

Pada pertemuan itu, ia menekankan pentingnya perencanaan program yang matang, terstruktur, dan disiapkan sejak awal agar dapat memberikan hasil optimal.

“Program yang terstruktur dan disiapkan sejak awal akan memberikan hasil yang maksimal. Kegiatan peningkatan pendidikan melalui sharing pengalaman juga sangat baik untuk diterapkan,” ujar Raoda.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian siswa, tetapi harus berjalan seimbang dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Menurutnya, berbagai ajang kompetisi bagi guru perlu mulai dipersiapkan dari sekarang sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu.

Sementara itu, dari Bidang Pengembangan Profesi dan Karir Guru, Darmatika, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa keberhasilan program pendidikan akan menjadi kebanggaan bersama apabila mampu mendorong lahirnya berbagai prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

BACA JUGA:  Pimpin PGRI Cabang Bantaeng, M. Nasir Andalkan Rapat Rutin dan Penguatan Organisasi

Dalam kesempatan yang sama, Ida Bagus Darmatika, S.Pd., M.Pd. yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia seminar dan workshop, mengajukan permohonan izin pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan seminar dan workshop itu direncanakan menghadirkan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI sebagai narasumber utama.

Kepala Dinas juga mengungkapkan rencana kolaborasi pada tahun 2027 antara PGRI, Dinas Pendidikan, dan PT Vale.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas lembaga dalam mendukung berbagai program pendidikan di Kabupaten Luwu Timur.
Sekretaris PGRI Luwu Timur, Irsan Sadir, S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa PGRI dan Dinas Pendidikan merupakan mitra strategis yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya memajukan pendidikan.

“PGRI dan Dinas Pendidikan tidak bisa lepas. Kita harus terus bersinergi demi kemajuan pendidikan di Luwu Timur,” ujarnya.

Dukungan terhadap program peningkatan mutu pendidikan juga disampaikan oleh Ketua Perempuan PGRI, Rani Rais, S.Pd., M.Pd. Audiensi ini turut dihadiri Ketua PC Nuha yang mendukung rencana pelaksanaan seminar dan workshop tersebut.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan program pendidikan yang lebih terarah, berkualitas, dan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur. (rokki)