Menurut Munira, jika ada masalah yang tidak dapat diatasi dari aspek moral, melalui karya sastra dapat memotivasi dan memberikan wawasan kepada anak-anak kita.
Apa yang mereka baca dan ucapkan itu bukan hanya sekadar karya sastra, melainkan juga ada hal-hal di balik semua itu. Itu bisa dipahami jika kita memahami dari aspek bahasa.
Ketua Panitia Pelaksana Pengabdian Masyarakat Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas Muhammad Nur Iman, S.S.,M.Hum menjelaskan, materi Metode Pengajaran Bahasa dibawakan Prof.Dr.Muhammad Darwis, M.S. dan Metode Pengajaran Sastra dibawakan Prof.Dr.AB Takko, M.Hum bersama tim lainnya terdiri atas Prof.Dr.Nurhayati, M.Hum, Prof.Dr.Asriani Abbas, M.Hum, Dr. Ikhwan M.Said, M.Hum, Dr.Tammasse, M.Hum, Dr.M.Dahlan Abubakar, M.Hum, Dra.Muslimat, M.Hum, Dra.Siti Nursa’adah, M.Hum, Faisal Oddang, S.S.,M.Hum, Dr.Indarwati S.S.,M.Hum, Andi Merling, S.S.,M.Hum, dan Syahwan Alfianto Amir, S.S.,M.Hum.
SMKN 2 Gowa yang dipimpin Alim Bahri, S.Pd.,M.Pd. saat ini mengampu delapan konsentrasi, yakni Seni Tari, Seni Karawitan, Seni Musik Populer. Tata Busana, Tata Boga, Teknologi Komputer dan Jaringan, serta Multimedia. (mda).












